News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menteri Agama: Kurikulum Cinta Akan Diterapkan di TK Hingga Perguruan Tinggi

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KURIKULUM CINTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pihaknya akan menerapkan Kurikulum Cinta untuk sekolah di bawah naungan Kemenag.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pihaknya akan menerapkan Kurikulum Cinta untuk sekolah di bawah naungan Kemenag.

Penerapan Kurikulum Cinta, kata Nasaruddin, akan dilakukan mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga pendidikan tinggi.

"Implementasinya akan kita masukkan ke dalam kurikulum, mulai dari tingkat TK hingga pendidikan tinggi. Kurikulum ini akan kita sebarkan," kata Nasaruddin usai Launching Buku Ekoteologi, Peta Jalan Penguatan Moderasi Beragama, dan Trilogi Kerukunan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Baca juga: Ajak Umat Buddha Wujudkan Kurikulum Cinta, Menag Sebut Agama Harus Ajarkan Kasih, Bukan Kebencian

Kemenag, kata Nasaruddin, berupaya merawat kerukunan beragama melalui kurikulum cinta.

Kurikulum cinta, menurut Nasaruddin, harus ditanamkan sejak dini kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan agar segala aspek dalam kehidupan berbasis dengan cinta.

"Inilah yang ingin kita sampaikan, bagaimana menciptakan kerukunan melalui moderasi beragama, yang nantinya akan diperkuat dengan kurikulum cinta," tuturnya.

Selain itu, Nasaruddin mengatakan pihaknya akan membuat kebijakan yang berbasis kepada cinta.

Kurikulum cinta, kata Nasaruddin, merupakan upaya untuk membangun masyarakat yang mengedepankan kerukunan.

Artinya, bila setiap kebijakan kita didasari oleh cinta, maka kebijakan itu akan lebih konstruktif, produktif, dan mampu mempersatukan," pungkasnya.

Empat Aspek Utama Kurikulum Cinta

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno menekankan empat aspek utama Kurikulum Cinta.

Pertama, membangun cinta kepada Tuhan (Hablum Minallah).

Anak-anak sejak dini dibiasakan memperkuat hubungannya dengan Allah.

Baca juga:  Kemenag Gandeng Raffi Ahmad Perkenalkan Kurikulum Cinta ke Siswa Madrasah

“Kedua, membangun cinta kepada sesama manusia, apa pun agamanya. Anak-anak harus dibiasakan dengan keberagaman, membangun Hablum Minannas yang kuat,” sebutnya.

Ketiga, Amien mengutip sorotan Menag Nasaruddin Umar untuk membentuk kepedulian terhadap lingkungan (Hablum Bi’ah).

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini