News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Berita Viral

Kecam Tindakan Gus Elham, PBNU Ingatkan Bahaya Pelecehan Berkedok Dakwah

Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GUS ELHAM YAHYA - Dai asal Jawa Timur, Muhammad Ilham Yahya Luqman atau dikenal Gus Elham Yahya dalam sebuah majelis pengajan. Gus Elham menuai kecaman dari berbagai pihak setelah video dirinya memeluk dan menciumi bocah perempuan viral di media sosial.

TRIBUNNNEWS.COM - A’wan anggota Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Nyai Hj Masriyah Amva, mengecam keras tindakan dugaan pelecehan yang dilakukan pendakwah Ellham Yahya Luqman alias Gus Elham.

Diketahui, Gus Elham viral setelah potongan videonya yang menciumi anak-anak perempuan di bawah umur tersebar di media sosial.

Tindakannya dianggap tak terpuji, apalagi ia adalah seorang pendakwah muda.

Masriyah menilai perbuatan yang dilakukan oleh Gus Elham itu bukan hanya merusak kehormatan agama, melainkan juga tergolong kekerasan terhadap anak yang mencederai martabat perempuan.

Kasus ini, lanjut Masriyah, dapat mencoreng nama baik lembaga dakwah dan pesantren. 

Pihaknya pun meminta pihak berwajib untuk memberikan teguran keras kepada yang bersangkutan.

“Bagi kita perempuan Muslimah, khususnya Islam, itu jelas adalah perbuatan yang melanggar hukum. Perbuatan pelecehan terhadap perempuan."

"Siapa pun itu pelakunya, tentu harus ditegur dengan keras,” kaya Masriyah di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy Babakan, Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (13/11/2025) dilansir nu.or.id.

Pelecehan Berkedok Dakwah

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk melek informasi soal adanya pelecehan, baik di lingkungan anak maupun di lingkup pesantren sekali pun.

Baca juga: Polemik Gus Elham Viral Ciumi Bocah Perempuan, PBNU:  Fenomena Gus-gusan, Modal Ganteng, Gaul, Lucu

Menurutnya, tindakan pelecehan dalam berkedok dakwah merupakan pelanggaran berat. 

Ia mendorong publik untuk tidak diam dan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

“Pendakwah seperti itu harus kita viralkan dan jangan sampai terjadi pada pendakwah-pendakwah yang lain. Terutama pada pendakwah-pendakwah muda."

"Mereka harus menghormati dan memuliakan perempuan dan anak-anak. Jangan sampai melecehkan agama dengan melecehkan para perempuan,” tegasnya.

Masriyah menegaskan tidak ada ampun sekalipun pelaku adalah orang terpandang atau pemuka agama.

Menurutnya, status pendakwah tidak dapat menjadi tameng pembenaran atas tindakan tidak pantas dilakukan terhadap perempuan maupun anak. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini