News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Operasi Zebra

Operasi Zebra Dimulai 17–30 November 2025, Ini Sasaran Utamanya

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

OPERASI ZEBRA 2025 - Personel Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Timur saat melakukan Operasi Zebra 2020 di Di Panjaitan, Jakarta Timur, Senin (26/10/2020). Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra 2025 di seluruh Indonesia mulai 17–30 November 2025 yang menyasar tiga hal utama.

 

TRIBUNNEWS.COM - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Zebra 2025 di seluruh Indonesia mulai 17–30 November 2025.

Operasi ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kabagops Korlantas Polri, Kombes Pol Aries Syahbudin, menjelaskan bahwa Operasi Zebra merupakan bagian penting dari persiapan Operasi Lilin, dengan fokus pada manusia, kendaraan, serta sarana dan prasarana jalan.

"Operasi Zebra bukan semata penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar tertib dan selamat di jalan raya," ujar Aries, dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, Minggu (16/11/2025).

Sasaran Utama Operasi Zebra 17–30 November 2025

Kombes Pol Aries menjelaskan bahwa Operasi Zebra 2025 menyasar tiga hal utama, yakni:

  • Mempersiapkan Operasi Lilin;
  • Menindak hasil analisis Kamseltibcarlantas tiga bulan terakhir;
  • Menanggapi fenomena yang berkembang di masyarakat, termasuk penertiban balap liar yang kini jadi perhatian khusus.

Ia menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada edukasi masyarakat.

Lebih lanjut, Aries menyampaikan bahwa dalam tiga bulan terakhir tercatat 639.739 pelanggaran lalu lintas di seluruh Indonesia.

Sebagian besar pelanggar berada pada usia produktif, 26–45 tahun, dan didominasi oleh pengguna sepeda motor.

Baca juga: Operasi Zebra Jaya 2025 Dimulai Besok, Polisi Berlakukan 95 Persen Tilang Elektronik

"Kita tidak lagi menghitung dari jumlah kejadian saja, tapi melihat perbandingan dengan jumlah penduduk dan kendaraan. Jadi tidak selalu Polda besar yang paling tinggi tingkat pelanggarannya," katanya.

Selain penertiban balap liar, Operasi Zebra 2025 juga menekankan pendataan kegiatan melalui Sistem Informasi Satuan Operasi (SISLAOPS) Korlantas Polri.

"Kita akan datakan semua kendaraan yang terjaring penertiban agar punya database nasional. Data ini bisa diintegrasikan ke Samsat saat perpanjangan kendaraan," jelasnya.

Dalam penegakan hukum, Korlantas juga menyiapkan pendekatan humanis melalui teguran simpatik.

"Kendaraan yang belum lengkap tidak bisa keluar sebelum dilengkapi. Walau hanya teguran, tetap harus sesuai prosedur. Dan ini yang akan kita ekspos di media agar masyarakat tahu pendekatan kita edukatif, bukan represif," tutur Aries.

Operasi Zebra 2025 diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas menjelang masa libur panjang Nataru.

Mengacu pada Prinsip Vision Zero dan Hierarchy of Road Users

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini