Menurutnya, kemampuan menyodorkan perspektif baru dan keberanian membela kepentingan publik adalah kontribusi yang paling dibutuhkan di tengah perubahan sosial-ekonomi yang cepat.
“Back to Barrack adalah ajakan untuk kembali pada nilai yang menempa kita dulu. Apa pun jabatan dan posisi hari ini, pijakan itu yang harus kita bawa untuk memberi dampak lebih besar bagi negara,” tegas Sandi.
Baca juga: Soeharto jadi Pahlawan Nasional, AMPG: Warisan Terbesar Soeharto bagi Golkar adalah Budaya Politik
Pelantikan IKA Trisakti 2025–2029 pun ditutup dengan pesan yang mengemuka: bahwa alumni bukan sekadar jaringan pertemanan, tetapi energi perubahan yang dapat memperkuat pembangunan Indonesia di berbagai sektor.
Baca tanpa iklan