News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Korupsi Minyak Mentah

Sidang Korupsi Minyak Pertamina, Saksi Tegaskan Panitia Lelang Dilarang Terima Hadiah

Penulis: Rahmat Fajar Nugraha
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SIDANG KORUPSI PERTAMINA - Sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) 2018-2023, pada Kamis (27/11/2025). Jaksa hadirkan 6 orang saksi ke persidangan.

Ringkasan Berita:

  • Edward Corne disebut jadi ketua lelang pengadaan impor produk kilang
  • Tak boleh terima hadiah dari pemenang lelang
  • Edward Corne beri perlakuan istimewa kepada BP Singapore Pte Ltd

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Senior Analis Pertamina Patra Niaga (PPN), Yuni Paramita mengatakan panitia pengadaan BBM dilarang menerima hadiah dari pemenang lelang.

Adapun hal itu disampaikan Yuni saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) 2018-2023, PN Tipikor Jakpus, pada Kamis (27/11/2025).

Ada tiga orang yang duduk sebagai terdakwa dalam sidang perkara tersebut, di antaranya.

  1. Direktur PT Pertamina Patra Niaga 2023-2025, Riva Siahaan
  2. Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga 2023-2025, Maya Kusmaya
  3. VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga 2021-2023, Edward Corne

Mulanya jaksa menanyakan saat menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) impor BBM.

Apakah sudah ada penawaran dari daftar mitra usaha terseleksi atau demut.

Baca juga: Sama-sama Usut Korupsi Minyak Mentah Petral, KPK Tegaskan Tak Ada Kompetisi dengan Kejagung

"Belum ada," jawab saksi Yuni.

Penuntut umum mengungkap saat pembukaan HPS setelah ada penawaran dari demut terjadi tawar menawar harga.

"Lalu saudara tadi menyampaikan pelelangan itu ada di bagian panitia pelelangan. Apakah manajer eksport-import itu otomatis jadi ketua lelang?" tanya jaksa.

Yuni menjawab pada saat di PPN, manajer ekspor-impor adalah ketua lelang.

Baca juga: Kejagung Periksa 20 Saksi Lebih Terkait Dugaan Korupsi Minyak Mentah di Petral Periode 2008-2015

Yeni pun membenarkan pada 2022 Edward Corne menjadi manajer ekspor-import sekaligus Ketua Lelang Pengadaan Impor Produk Kilang.

Jaksa pun mendalami soal pemberian hadiah dari pemenang lelang. 

"Apakah biasa di Pertamina pemenang lelang, misalnya kegiatan RON 90 atau 92, Pemenang lelangnya memberikan sesuatu kepada panitia pengadaan atau pejabat pengadaan," tanya jaksa.

"Tidak boleh," jawab Yuni.

Peran Edward Corne

Dalam surat dakwaannya, Edward Corne disebut memberikan perlakuan istimewa kepada BP Singapore Pte Ltd dalam pengadaan Gasoline RON 90 dan RON 92 Term H1 dengan cara memberikan informasi terkait alpha pengadaan kepada BP Singapore Pte Ltd dan Sinochem International Oil Pte Ltd. 

Tak hanya itu Edward juga memberikan tambahan waktu penawaran kepada BP Singapore Pte Ltd meskipun sudah melewati batas waktu penyampaian penawaran serta kepada Sinochem International Oil Pte Ltd. 

Akibatnya, BP Singapore Pte Ltd dan Sinochem International Oil Pte Ltd dapat memenangkan tender tersebut.

Terdakwa Edward Corner disebut juga mengusulkan BP Singapore Pte Ltd dan Sinochem International Oil Pte Ltd selaku calon pemenang tender melalui memo hasil pelelangan khusus gasoline RON 90 dan RON 92 Term H1 2023 kepada Maya Kusmaya setelah diberikan perlakuan istimewa dalam proses pelelangan oleh Edward Corne.

Edward Corne menerima pemberian hadiah parcel (Tas golf) dari Ferry Mahendra Setya Putra selaku Originator Specialist Business Development pada PT Jasatama Petroindo (Perusahaan yang terafiliasi BP Singapore Group) berkaitan dengan proses pengadaan yang telah dilaksanakan dan dimenangkan oleh BP Singapore Pte Ltd.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini