News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Reuni 212

Menjelang Reuni Akbar 212 di Monas, BIN Ingatkan Risiko Kemacetan dan Kerawanan Kamtibmas

Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

REUNI 212 DI MONAS - BIN antisipasi Reuni Akbar 212 di Monas, tokoh nasional diundang, Majelis Mujahidin imbau peserta tertib.

Ringkasan Berita:

  • BIN tegaskan perlunya antisipasi Reuni Akbar 212 di Monas, 2 Desember 2025.
  • Imam Sugianto sebut potensi mobilisasi massal bisa ganggu lalu lintas dan kamtibmas.
  • PA 212 undang Presiden Prabowo, Anies Baswedan, Sufmi Dasco, dan Tamsil Linrung.
  • Majelis Mujahidin imbau peserta tertib, jaga akhlak, dan dukung pemberantasan korupsi.
  • Tema reuni “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dan Merdekakan Palestina.”

TRIBUNNEWS.COM - Menjelang Reuni Akbar 212 di Monas, Selasa (2/12/2025), Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Imam Sugianto menegaskan perlunya antisipasi atas potensi mobilisasi massal yang berisiko menimbulkan kemacetan dan kerawanan kamtibmas di Jakarta.

Reuni Akbar 212 di Monas adalah sebuah acara tahunan yang digelar oleh Presidium Alumni (PA) 212 untuk memperingati aksi 2 Desember 2016 (Aksi Bela Islam 212).

Ini merupakan ajang silaturahmi dan konsolidasi umat Islam yang digelar tiap tahun dengan tema religius dan kebangsaan, serta menghadirkan tokoh nasional.

Imam Sugianto menegaskan perlunya antisipasi terhadap agenda Reuni Akbar 212 yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (2/12/2025). 

Hal itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi antar-kementerian dan lembaga di Kementerian Dalam Negeri, Senin (1/12/2025).

“Agenda Reuni Akbar 212 pada 2 Desember besok, ini juga perlu kita antisipasi,” kata Imam.

Menurutnya, reuni tersebut berpotensi menimbulkan mobilisasi massal yang bisa berdampak pada kemacetan lalu lintas serta kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Ini juga perlu kita antisipasi yang mana ini bisa menyebabkan mobilisasi massal yang berpotensi menyebabkan disrupsi lalu lintas dan kerawanan kamtibmas, terutama di Jakarta,” ujarnya.

Meski begitu, Imam menekankan hingga saat ini belum terdeteksi adanya gerakan yang mengarah pada aksi besar. 

“Tapi, alhamdulillah sampai hari ini masih termonitor, belum ada rencana-rencana untuk menggerakkan aksi tersebut,”tuturnya.

Reuni Akbar 212 2025

Sejumlah tokoh nasional diundang hadir dalam Reuni Akbar 212, di antaranya Presiden Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tamsil Linrung, serta mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Reuni 212 tahun ini merupakan yang kedelapan sejak aksi pertama pada 2016. Tema yang diusung adalah “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah.”

Presidium Alumni (PA) 212 menyiapkan Reuni Akbar pada 2 Desember 2025 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. 

“Pak Presiden kami undang. Kemudian ada tokoh-tokoh yang juga kami undang, misalnya Pak Anies Baswedan, Pak Sufmi Dasco Ahmad dan Pak Tamsil Linrung," ucap Juru Bicara PA 212, Aziz Yanuar.

Undangan resmi telah disampaikan kepada Presiden Prabowo, namun hingga kini pihak Istana belum memberikan respons. Meski demikian, panitia berharap Presiden bisa hadir.

“Memang kami fokusnya merajut persatuan dalam pemerintah Pak Prabowo yang baru berjalan,” kata Aziz.

Selain itu, panitia membuka undangan bagi para menteri Kabinet Merah Putih, meski sifatnya terbuka.

Acara reuni akan dimulai pukul 18.00 WIB, namun peserta diperbolehkan hadir sejak siang atau sore hari. “Jadi reuni ini terbuka untuk semua ya, bukan untuk satu atau dua kalangan saja,” ujar Aziz.

Reuni 212 tahun ini merupakan yang kedelapan sejak aksi pertama pada 2016. Tema yang diusung adalah “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah.”

Majelis Mujahidin Imbau Peserta Reuni 212 Tertib

Menjelang gelaran Reuni Akbar 212 yang akan berlangsung pada 2 Desember 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, M. Shobbarin Syakur, menyampaikan imbauan kepada jemaah yang berencana hadir, termasuk peserta dari Solo.

Shobbarin menegaskan bahwa setiap langkah organisasi maupun jemaah harus ditempuh melalui jalur legal dan konstitusional. Ia juga menekankan bahwa jika agenda tersebut bertujuan untuk silaturahmi, maka nilai silaturahmi itu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Kalau ini ingin melangkah silaturahmi, ya silaturahmi yang memiliki dampak positif. Tidak hanya untuk umat Islam, tapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Shobbarin menyinggung pesan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pentingnya dukungan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Ia menyebut Majelis Mujahidin juga berencana memberikan dukungan moral terhadap agenda tersebut.

“Beliau minta dukungan tentang pemberantasan korupsi. Nanti juga kita sounding ke sana,” katanya.

Menanggapi rencana keberangkatan peserta Reuni 212 dari Solo, Shobbarin meminta jamaah tetap mematuhi aturan selama mengikuti kegiatan.

Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjaga perilaku sesuai nilai akhlakul karimah. Ia menambahkan, kemungkinan ada dua bus peserta yang akan diberangkatkan dari Solo.

Namun, ia sendiri tidak dapat hadir karena memiliki agenda di Padang, Sumatera Barat.

BERITA TERKAIT

Baca juga: Majelis Mujahidin Imbau Peserta Reuni 212 Tertib dan Jaga Akhlak

Baca juga: Reuni Akbar 212 Bakal Digelar Lagi di Monas, Usung Revolusi Akhlak & Undang Prabowo

Baca juga: Ajakan agar Masyarakat Indonesia Tak Terhasut Kerusuhan di Nepal, Andi Arief: Contohlah Aksi 212

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini