Usai menjalani pemeriksaan hingga pukul 16.31 WIB, Ridwan Kamil yang tampak lelah menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya praktik korupsi maupun aliran dana non-budgeter tersebut.
Terkait aset-aset yang ramai diperbincangkan, seperti motor Royal Enfield dan aliran dana ke pihak lain, RK bersikeras bahwa itu murni berasal dari uang pribadinya.
"Karena saya tidak mengetahui (perkara iklan), maka semua yang pernah ramai itu adalah dana pribadi. Tidak ada hubungan dengan perkara yang dimaksud," ujar Ridwan Kamil.
Ia juga berdalih bahwa pengadaan iklan merupakan ranah teknis korporasi BUMD dan dirinya tidak pernah menerima laporan terkait hal tersebut dari jajaran direksi maupun komisaris.
Kendati demikian, keterangan RK ini akan dicocokkan kembali oleh penyidik dengan bukti-bukti dokumen dan keterangan saksi lain untuk membuktikan ada tidaknya aset usaha maupun properti yang bersumber dari uang haram tersebut.
Baca tanpa iklan