TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dengan pertumbuhan ekonomi yang solid dan dukungan tujuh Gateway logistik strategis, Indonesia kian diperhitungkan dalam peta perdagangan global.
Negeri ini menapaki jalur menuju hub logistik dunia, menjadikan infrastruktur dan konektivitas sebagai fondasi penting dalam mewujudkan Visi Indonesia 2045.
Baca juga: Misi Berisiko dengan Taruhan Nyawa, Helikopter Polri Nekat Dropping Logistik ke Aceh Tamiang
Hub logistik dunia adalah simpul vital perdagangan internasional yang memastikan barang dapat bergerak cepat, aman, dan efisien dari satu wilayah ke wilayah lain.
Negara dengan infrastruktur kuat dan pertumbuhan ekonomi solid, seperti Indonesia, berpeluang besar menjadi salah satu hub logistik dunia di masa depan.
Baca juga: TNI Tambah Pesawat Hingga Kapal Perang Guna Kirim Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jika merujuk pada data ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan solid pada 2025, dengan kuartal pertama dan kedua masing-masing tumbuh 4,9 persen dan 5,12% secara tahunan.
Jawa Timur menyumbang sekitar 15% PDB nasional, didukung konsumsi rumah tangga yang kuat, investasi asing yang meningkat, dan ekspor nonmigas yang terus berkembang.
Salah satu di antaranya melalui keberadaan Gateway. Di seluruh Indonesia terdapat tujuh Gateway yang dioperasikan.
Tujuh Gateway tersebut ada di:
- Jakarta Gateway (Jakarta),
- Surabaya Gateway (Jawa Timur)
- Semarang Gateway (Jawa Tengah)
- Medan Gateway (Sumatera)
- Denpasar Gateway (Bali)
- Makassar Gateway (Sulawesi)
- Balikpapan Gateway
“Kami membantu pelaku usaha menembus pasar global dengan kecepatan dan efisiensi yang lebih tinggi," kata Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia pada Jumat (5/12/2025).
Gateway Surabaya merupakan yang baru berdiri. Surabaya Gateway juga memperkuat konektivitas regional melalui jaringan global DHL. Fasilitas ini terhubung dengan South Asia Hub di Singapura.
Fasilitas ini diproyeksikan mencatat pertumbuhan volume pengiriman sebesar 2% per tahun, dilengkapi area impor-ekspor bonded, proses loading langsung, Unit Load Device (ULD) build-up, transfer langsung, serta pemeriksaan kargo udara oleh Regulated Agent (RA) di lokasi.
Baca juga: 207 Truk Logistik Diberangkatkan Bantu Korban Bencana di Sumatera
Semua dirancang untuk menjawab kebutuhan logistik yang terus meningkat di Jawa Timur.
Sementara itu, Peter Bardens, Senior Vice President Network Operations & Aviation – Asia Pacific DHL Express, menegaskan Indonesia adalah salah satu dari 20 pasar dengan potensi pertumbuhan tercepat.
Dia optimistis dengan konektivitas jaringan maka akan Indonesia akan memegang peranan vital untuk mendukung perdagangan antar benua dan intra-Asia.
“Saya bangga melihat tim Indonesia mewujudkan visi ini," kata Peter.
Baca tanpa iklan