News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Natal dan Tahun Baru 2026

Korlantas Polri Pantau Arus Lalu Lintas dengan e-TLE Drone saat Operasi Lilin 2025

Penulis: Abdi Ryanda Shakti
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ETLE DRONE - Korlantas Polri melakkan pengawasan lalu lintas berbasis digital dengan menggunakan e-TLE drone untuk memantau kepadatan kendaraan baik di jalan tol maupun arteri. Foto (kiri) Polda Jateng gunakan Drone untuk Operasi Zebra 2023. (Kanan) Penampakan pelanggar lalu lintas melalui ETLE Drone Polres Sragen

Ringkasan Berita:

  • Korlantas Polri telah mempersiapkan bentuk pengamanan untuk Operasi Lilin 2025 terkait pengamanan perayaan natal dan tahun baru 2026.
  • Salah satunya pengawasan lalu lintas berbasis digital dengan menggunakan e-TLE drone.
  • Ini dilakkan untuk memantau kepadatan kendaraan baik di jalan tol maupun arteri.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korlantas Polri mengungkap telah mempersiapkan segala bentuk pengamanan untuk Operasi Lilin 2025 terkait pengamanan perayaan natal dan tahun baru 2026.

Salah satunya adalah pengawasan lalu lintas berbasis digital dengan menggunakan e-TLE drone untuk memantau kepadatan kendaraan baik di jalan tol maupun arteri.

Baca juga: Irjen Pol Agus Suryonugroho Sebut ETLE Ubah Perilaku Berlalu Lintas Masyarakat

Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho dalam Media Gathering Kesiapan Operasi Lilin di Gedung Korlantas, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2025) lalu. 

"Jadi operasi Natal dan Tahun Baru tahun ini akan dikendalikan menggunakan digital. Jadi kami punya drone, punya e-TLE drone, yang bisa mengendalikan seluruh lalin yang ada di tol dan jalan arteri," kata Irjen Agus.

 

 

Nantinya drone e-TLE yang dikendalikan melalui Command Center Korlantas Polri ini akan menampilkan visual untuk menginformasikan titik-titik kepadatan melalui pantauan udara.

Di samping itu, kamera ini juga akan mencari jalur-jalur alternatif yang nantinya akan jadi patokan untuk mengalihkan arus lalu lintas jika sudah terjadi kepadatan.

"Termasuk di pelabuhan. Jadi pelabuhan nanti sudah di ujungnya pagar, sudah masuk di jalan tol, itu nanti kodenya sudah kuning," ujarnya.

"Kalau sudah mengular sampai di jalan tol itu sudah merah. Artinya cara bertindaknya sudah beda," sambungnya.

Ia mengatakan pemantauan udara itu akan menentukan langkah rekayasa lalu lintas yang harus diambil secara cepat mulai dari pengaturan delay system hingga pengalihan kendaraan ke buffer zone.

"Jadi persiapan-persiapan Operasi Natal ini tentunya skenarionya sudah siap," ujarnya.

"Ketika terjadi puncak arus seperti ini, cara bertindaknya seperti itu. Namun demikian apabila kondisi cuaca ekstrem, tentunya kami juga akan merumuskan cara bertindak yang tepat sesuai dengan situasi dan kondisi," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini