News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir di Sumatera

BNPB Targetkan Huntara untuk Warga Aceh Selesai Dibangun Sebelum Ramadan

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BANJIR ACEH – Foto udara memperlihatkan banjir bandang merendam permukiman dan lahan sawah warga di Aceh Tengah, November 2025. Kejadian serupa di Kabupaten Bireuen merusak lebih dari 2 ribu hektare sawah dan memicu ancaman krisis pangan.

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyebut, pemerintah menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban banjir di Provinsi Aceh selesai pada awal Februari 2026 atau sebelum Ramadan.

"Nantinya semua hunian sementara itu kita targetkan bisa selesai sebelum tengah Februari atau sebelum awal Ramadan," tutur Abdul dalam konferensi pers secara daring, Selasa (23/12/2025).

Sambil menunggu huntara selesai dibangun, BNPB bersama Kementerian Sosial (Kemensos), TNI, dan Polri, sedang membangun pengungsian terpadu di sejumlah titik.

"Jumlah pengungsi itu masih banyak dan tenda yang saat ini tersedia tentu saja masih belum mencukupi. Ini masih terus kita dukung sehingga nantinya kita harapkan sambil berjalan pembangunan hunian sementara nanti titik-titik pengungsian terpadu seperti ini sudah bisa terbangun di beberapa titik daerah Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Benar Meriah, dan Aceh Tengah." 

"Di titik pengungsian terpadu seperti ini tentu saja ada layanan kesehatan, ada Kemenkes di situ, ada layanan psikososial, ada dapur umum oleh Kementerian Sosial dan seluruh entitas relawan yang kita harapkan nanti bisa menjadi tempat sementara bagi saudara-saudara kita," ungkapnya.

Bukan hanya huntara, pemerintah rencananya juga akan membangun hunian tetap untuk pengungsi Aceh.

Pembangunan huntara dan hunian tetap rencanya dilakukan di Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie Jaya, Gayo Lues, dan Pidie.

Jumlah Korban

Abdul Muhari mengatakan, pada Selasa kemarin ada penambahan korban meninggal dunia sebanyak enam jiwa imbas bencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Artinya korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor Sumatra totalnya kini menjadi 1.112 jiwa.

"Pada hari ini jumlah korban meninggal dunia bertambah enam jiwa. Sekali lagi ini pemerintah, pemerintah daerah, dan segenap entitas yang terlibat dalam operasi pemulihan ini mengucapkan simpati dan belasungkawa yang mendalam."

Baca juga: Update Korban Bencana Banjir Sumatra, BNPB: Ada 1.112 Orang Meninggal Dunia, 176 Masih Hilang

"Hari ini menjadi 1.112 jiwa dari tiga provinsi, yang artinya bertambah enam jiwa dari hari kemarin," ujarnya.

Selanjutnya untuk korban hilang bertambah satu orang sehingga totalnya menjadi 176 jiwa.

Jumlah 176 jiwa yang hilang ini masih terus dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

"Untuk korban hilang kita mendapat tambahan satu nama, sehingga hari ini terdapat 176 jiwa yang masih terus dilakukan pencarian dan pertolongan oleh Tim SAR Gabungan di tiga provinsi," jelas Abdul Muhari.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini