News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Romo Mudji Sutrisno Meninggal

KSP Qodari Kenang Romo Mudji: Hubungan Personal Kami Terjalin Lebih dari 20 Tahun

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

QODARI - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, seusai melayat jenazah Romo Mudji Sutrisno di Kapel Katolik Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025). (Fersianus Waku)

Ringkasan Berita:

  • Muhammad Qodari, Kepala Staf Kepresidenan, mengenang Romo Mudji Sutrisno sebagai intelektual dengan kepedulian besar terhadap bangsa dan negara.
  • Romo Mudji dikenal bukan hanya sebagai tokoh rohani, tetapi juga pemikir dengan analisis tajam dan pribadi tenang.
  • Qodari menyampaikan belasungkawa mewakili Presiden Prabowo Subianto atas wafatnya Romo Mudji.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, mengenang mendiang Romo Mudji Sutrisno sebagai sosok intelektual dengan kepedulian besar terhadap bangsa dan negara.

"Beliau adalah seorang Romo sekaligus juga intelektual yang kepeduliannya kepada bangsa dan negara sangat besar, sangat kuat," kata Qodari, seusai melayat di Kapel Katolik Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).

Bagi Qodari, Romo Mudji tidak hanya dikenal sebagai tokoh rohani, tetapi juga pemikir yang memiliki kemampuan analisis yang mendalam.

"Beliau punya analisis juga sangat bagus, sangat tajam, dan seorang pribadi yang tenang," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan belasungkawa mewakili Presiden Prabowo Subianto. "Ini adalah ucapan saya sebagai pribadi maupun atas nama Presiden Republik Indonesia mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya Romo Mudji Sutrisno," ucapnya. 

Qodari mengaku memiliki hubungan personal yang cukup dekat dengan Romo Mudji Sutrisno. Ia mengatakan, perkenalan mereka telah terjalin lebih dari 20 tahun.

"Beliau juga seorang sahabat ya, kalau dengan saya mungkin sudah lebih 20 tahun kita punya satu komunitas yang sering berkumpul bersama," ujarnya. 

Qodari pun mengaku terkejut saat menerima kabar wafatnya Romo Mudji Sutrisno.

"Jadi sangat terkejut bahwa ya mendengar Romo berpulang tadi malam, dan karena itu hadir kami di tempat ini," ucapnya. 

Romo Mudji wafat pada usia 71 tahun karena sakit. Ia meninggal pada Minggu (28/12/2025) malam di Rumah Sakit St Carolus, Jakarta.

Sebelum dimakamkan, akan diadakan misa requiem pada Senin (29/12/2025) dan Rabu (30/12/2025) pukul 19.00 WIB di Kapel Kolese Kanisius, Jakarta. 

Jenazahnya akan diberangkatkan ke Girisonta, Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 30 Desember 2025 pukul 21.00 WIB.

Prosesi pemakaman akan diadakan pada tanggal 31 Desember 2025, didahului dengan Ekaristi pukul 10.00 di Gereja Paroki, lalu dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Mari Ratu Damai, Girisonta.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini