TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak berang sejumlah baut jembatan bailey Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh yang dibangun TNI AD bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dilepas orang tak dikenal.
Jembatan Bailey merupakan jembatan sementara yang dibangun untuk menghubungkan akses antardaerah yang terputus akibat bencana banjir di Sumatera.
Jembatan Bailey tersebut sebelumnya dikirim TNI AD dari Jakarta ke wilayah terdampak banjir Sumatera pada Jumat (5/12/2025).
Ada 8 set jembatan bailey yang saat itu dikirim, satu di antaranya dipasang di Teupin Mane untuk menghubungkan akses jalan Bireuen-Takengon.
Jembatan pun selesai dibangun pada Minggu (14/12/2025) sore dan pada 26 Desember 2025, warga yang sebelumnya terisolir akibat banjir bisa kembali beraktivitas.
Kehadiran jembatan tersebut mempermudah distribusi logistik ke lokasi terdampak banjir bandang di Bireuen.
Baca juga: Profil KSAD Maruli Simanjuntak, Bongkar Upaya Sabotase Jembatan Bailey di Sumatra
Namun, baru dua hari beroperasi, pada 28 Desember 2025 pagi sejumlah baut yang terpasang erat sebelumnya terlepas dari tempatnya.
Sebagian baut sudah dilepas dan tergeletak begitu saja di atas badan jembatan.
Hal tersebut pun menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang akan menggunakan akses jembatan tersebut.
Namun, dengan sigap petugas pun kembali memasangkan baut-baut yang terlepas tersebut ke tempatnya.
Dipasang Ulang
Dilansir dari Serambinews.com, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Fadli Amir mengatakan awalnya pihaknya mendapat informasi ada baut yang lepas sehingga mengkhawatirkan pengguna jembatan.
Namun, ia tidak bisa memastikan apakah baut itu lepas sendiri karena lalu lintas kendaraan atau ada faktor lain.
Baca juga: KSAD Maruli Telusuri Pihak yang Bongkar Baut Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatra
“Jelasnya setelah kami tahu ada baut yang lepas, kemudian tim PUPR Bireuen turun lapangan dan menyampaikan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah ,” ujarnya, Senin (29/12/2025) siang.
Kemudian tim dari BPJN langsung turun lapangan dan sudah dilakukan pemasangan ulang pada Minggu (28/12/2025).
Selain dipasang ulang juga sudah dikencangkan agar lebih kuat dan tidak bisa dibuka kembali.
Baca tanpa iklan