Pertama, pengungkapan jaringan radikalisme pada anak di bawah umur dengan rekrutmen online yang melibatkan 5 tersangka teroris dengan target 110 anak di 23 provinsi.
Menggagalkan 4 rencana aksi terorisme oleh kelompok Anshor Daulah, meenggagalkan 20 rencana aksi serangan oleh anak di bawah umur, penangkapan 7 tersangka terorisme dalam pengamanan natal dan tahun baru.
"Penanganan 68 anak di 18 provinsi yang terpapar ideologi kekerasan ekstrim melalui grup TCC seperti Neo-Nazi dan White Supremacy, di mana mereka ditemukan telah menguasai berbagai senjata berbahaya dengan rencana aksi yang menyasar lingkungan sekolah serta teman sejawat mereka," ungkapnya.
Baca tanpa iklan