TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Bupati Pelalawan Riau sekaligus Ketua Umum Persatuan Petani Kelapa Sawit Produkfif Indonesia (PKSPI), Nasarudin, meminta publik tidak menelan mentah-mentah soal isu kepemilikan sawit.
Ia menanggapi soal isu yang menyebutkan Presiden Prabowo Subianto memiliki lahan perkebunan kelapa sawit di sejumlah wilayah Sumatera.
Nasarudin menegaskan bahwa informasi tersebut tidak memiliki dasar hukum maupun data resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Nasarudin menilai isu tersebut merupakan tuduhan sepihak yang berpotensi menyesatkan opini publik.
“Tidak ada bukti sah yang menunjukkan Presiden Prabowo memiliki lahan sawit di Sumatera. Isu ini jangan digiring menjadi kebenaran tanpa dasar hukum yang jelas,” ujar Nasarudin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Menurut Nasarudin, tuduhan kepemilikan lahan sawit oleh Presiden Prabowo selama ini kerap muncul bersamaan dengan langkah tegas pemerintah dalam menertibkan perkebunan sawit ilegal di kawasan hutan dan lahan negara.
“Pemerintah justru sedang melakukan penataan dan penertiban lahan sawit ilegal. Sangat tidak logis jika Presiden kemudian dituduh memiliki lahan sawit, sementara kebijakan yang diambil justru merugikan pelaku perkebunan ilegal,” tegasnya.
Nasarudin juga mengingatkan bahwa isu kepemilikan aset pejabat negara seharusnya merujuk pada mekanisme resmi, seperti laporan kekayaan dan data agraria yang diverifikasi oleh lembaga berwenang, bukan berdasarkan narasi yang berkembang di media sosial atau kanal tidak kredibel.
Ia mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terlebih isu yang menyangkut kepala negara dan dapat memecah kepercayaan publik.
Hashim Membantah
Belum lama, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki lahan kelapa sawit di Indonesia.
"Prabowo tidak punya lahan sawit satu hektar pun di bumi Indonesia," ujarnya dalam acara Perayaan Natal di Jakarta, pekan lalu.
Hashim mengatakan ada aktor yang menyebarkan fitnah bahwa Prabowo memiliki lahan sawit.
Aktor itu disebutnya merupakan koruptor-koruptor yang merusak lingkungan.
Para koruptor itu, tutur Hashim, memiliki 3,7 juta hektar lahan sawit ilegal yang tersebar di kawasan hutan lindung hingga taman nasional.
Baca tanpa iklan