News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemindahan Ibu Kota Negara

Basuki Temui Seskab Teddy, Bahas Masukan Prabowo untuk IKN

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMBANGUNAN IKN - Presiden Republik Indonesi (RI) Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, pada Senin (12/1/2026). Kunjungan Prabowo ke IKN ini, adalah kali pertamanya setelah menjabat sebagai kepala negara.

Ringkasan Berita:

  • Seskab Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono.
  • Teddy menjelaskan, pada kesempatan itu Basuki melaporkan beberapa update mengenai pembangunan IKN.
  • Selain itu, Basuki juga berkonsultasi mengenai masukan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan IKN.

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono.

Pertemuan itu berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).

Teddy menjelaskan, pada kesempatan itu Basuki melaporkan beberapa update mengenai pembangunan IKN.

Selain itu, Basuki juga berkonsultasi mengenai masukan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan IKN.
 
"Dalam kesempatan ini, Kepala OIKN melaporkan beberapa update pembangunan IKN dan berkonsultasi terkait beberapa masukan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang diberikan saat berkunjung ke IKN beberapa hari lalu," ujar Teddy dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet, Kamis.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi IKN untuk pertama kalinya sebagai Presiden RI pada Senin (12/1/2026).

Prabowo sempat mengunjungi lokasi pembangunan IKN ketika menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 18 Maret 2024.

Arahan Prabowo

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah catatan baru yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan IKN. 

Prasetyo mengatakan, Presiden melakukan rangkaian pengecekan langsung terhadap progres pembangunan IKN bersama sejumlah menteri terkait. 

Setelah peninjauan, Prabowo memberikan beberapa koreksi penting terhadap desain dan fungsi sejumlah fasilitas utama.

“Pagi tadi kami mendapat update dari Kepala OIKN mengenai progres pembangunan Ibu Kota Nusantara. Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk percepatan proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai tahun 2028,” ujar Prasetyo, Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Presiden Prabowo Tinjau IKN, Komisi II DPR Nilai Penting untuk Perbaikan dan Evaluasi

Menurutnya, Prabowo memberi perhatian khusus pada detail arsitektur, tata ruang, hingga kelayakan fungsi bangunan.

Presiden meminta OIKN dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera memperbaiki elemen-elemen yang dinilai belum tepat.

“Tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap desain, terhadap fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki,” imbuhnya.

Prasetyo menegaskan arahan utama Prabowo adalah perbaikan dan percepatan agar tiga pusat fungsi pemerintahan yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif dapat segera beroperasi.

“Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan, supaya tiga fungsi bisa segera selesai,” tandasnya.

Komentar Komisi II DPR RI

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke IKN sebagai langkah penting dalam rangka perbaikan dan evaluasi pembangunan ibu kota baru tersebut. 

Bahtra menyebut, kehadiran kepala negara secara langsung menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai rencana dan terus mengalami penyempurnaan.

Legislator Partai Gerindra itu mengatakan, Presiden Prabowo tidak hanya memberikan dukungan anggaran kepada OIKN, tetapi juga turun langsung meninjau kondisi di lapangan. 

Dalam kunjungan tersebut, presiden bahkan disebut melakukan koreksi terhadap sejumlah hal sebagai bagian dari evaluasi pembangunan.

“Saya melihatnya bahwa itu adalah sesuatu yang positif. Presiden kita kan selain memberikan dukungan anggaran kepada OIKN, beliau juga berkunjung langsung ke sana dan beliau juga disampaikan oleh Pak Mensesneg bahkan mengoreksi beberapa hal yang tentu dalam rangka penyempurnaan agar IKN ini makin baik ke depan,” kata Bahtra di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Bahtra menambahkan, koreksi dan evaluasi yang dilakukan Presiden Prabowo merupakan upaya untuk memastikan pembangunan IKN berjalan sebagaimana mestinya.

“Dan itu mungkin beliau melakukan agar ada perbaikan-perbaikan. Dan bagi saya itu adalah sesuatu yang baik ya karena Presiden kan ingin IKN berjalan atau pembangunan di sana harus sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bahtra juga menegaskan bahwa IKN memiliki peran strategis sebagai simbol Indonesia di masa depan. 

Oleh sebab itu, proses penyempurnaan dan perbaikan dinilai sebagai bagian penting dari pembangunan ibu kota negara yang baru.

“Jangan lupa ya bahwa IKN ini kan adalah ikon Indonesia masa depan dan kemudian ini adalah wajah Indonesia masa depan, maka dari itu perlu penyempurnaan dan perbaikan yang menurut saya itu bagus sekali ya kunjungan Presiden ke sana,” tuturnya.

(Tribunnews.com/Deni/Reza) 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini