News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kajari Fadhilah Helmi Diperiksa Jamwas Kejagung Terkait Dugaan Suap di Sampang

Penulis: Fahmi Ramadhan
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEJAGUNG - Potret Gedung Kejaksaan Agung di Jakarta. Jamwas Kejaksaan Agung, Rudi Margono mengatakan Kajari Sampang, Fadhilah Helmi diperiksa terkait kasus dugaan suap.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung, Rudi Margono mengatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadhilah Helmi diperiksa terkait kasus dugaan suap.

Rudi menuturkan dugaan suap yang dilakukan Fadhilah ketika dia menjabat sebagai Kajari Sampang dan bukan saat menjabat Kajari Barito seperti yang sebelumnya beredar luas.

"Sepertinya dugaan (suap) yang di Sampang. Dugaannya begitu (saat menjabat Kajari Sampang)," kata Rudi saat dihubungi, Rabu (21/1/2026).

Meski begitu saat ini Rudi masih enggan berspekulasi lebih jauh mengenai perkara yang diduga dilakukan Fadhilah.

Sebab menurut dia, hingga kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Fadhilah dan mengumpulkan kecukupan bukti untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk melimpahkan kasus ini ke bidang pidana khusus (Pidsus).

"Masih dugaan dan pemeriksaannya tergantung alat buktinya," ucapnya.

Baca juga: Kejagung Geledah 2 Money Changer di Jakarta Terkait Korupsi Ekspor POME, Sita Dokumen Transaksi

Selain itu, Rudi juga mengatakan bahwa penjemputan yang dilakukan Bidang Intelijen belum mengarah ke pihak lain selain Kajari Fahdilah Helmi.

"Sementara Kajarinya (yang dijemput)," katanya.

Kejaksaan Agung membenarkan telah menjemput Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadhilah Helmi, Selasa (20/1/2026) kemarin.

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung, Rudi Margono mengatakan bahwa Fadhila dijemput Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.

Baca juga: Kajari Sampang Fadhila Helmi Dijemput Tim Kejagung, Kini Diperiksa Bidang Intelijen dan Pengawasan

Penjemputan Fadhila dilakukan memudahkan proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

"Yang jemput bidang intel, untuk memudahkan proses pemeriksaan," kata Rudi saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

Rudi pun membantah kabar bahwa kegiatan itu merupakan operasi tangkap tangan (OTT).

Menurutnya, penjemputan itu semata-mata untuk memudahkan pihaknya dalam melakukan pemeriksaan terhadap Fadhila.

Fadhila sendiri kata Rudi sedang diperiksa dua tim sekaligus yakni Bidang Intelijen dan Pengawasan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini