News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo: 59,8 Juta MBG per Hari hanya Butuh Setahun, McDonalds Butuh 5 Dekade

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BANGGAKAN MBG - Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam annual meeting World Economic Forum di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Prabowo membanggakan capaian penyaluran MBG yang mencapai 59,8 juta porsi dan hanya membutuhkan waktu setahun. Dia lantas menyindir McDonalds.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto membanggakan capaian penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) selama setahun yang sudah mencapai 59,8 juta porsi.

Bahkan, dia membandingkan capaian tersebut dengan jumlah makanan yang disajikan rumah makan cepat saji, McDonalds.

Hal ini disampaikannya saat berpidato dalam annual meeting World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

"Hingga tadi malam, kami telah memproduksi 59,8 juta porsi untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, dan lansia. Mereka menerima makanan itu setiap hari," katanya dikutip dari YouTube World Economic Forum.

Lantas, dia menyebut bahwa capaian MBG itu mengalahkan jumlah makanan yang disediakan oleh McDonalds.

Baca juga: Skala MBG Makin Besar, Pakar Nilai PPPK Jadi Penopang Mutu dan Akuntabilitas Program

Di mana, menurut Prabowo, rumah makan cepat saji itu membutuhkan waktu lebih dari lima dekade untuk memproduksi sekitar 68 juta porsi makanan.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menegaskan bahwa MBG hanya perlu waktu dua tahun untuk disajikan kepada 82,9 juta penerima manfaat.

"Sebagai perbandingan, saya rasa McDonalds memulai dapur pertamanya pada tahun 1940 mencapai 68 juta porsi, mereka membutuhkan waktu, sekitar 55 dekade lebih lama."

"Kami berharap dapat mencapai 82,9 juta pada akhir Desember 2026 tetapi orang-orang saya mengatakan, tidak Pak, kami akan mencapai 82,9 juta sebelum Desember. Jadi semoga kita dapat mencapainya," jelas Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo juga menjelaskan bahwa adanya program MBG semakin memperkuat ekonomi masyarakat.

Dia mengatakan lebih dari 51 ribu UMKM terlibat dalam penyaluran bahan baku untuk MBG.

Selain itu, sambungnya, program MBG turut membuka lapangan pekerjaan.

"Lebih dari 51 ribu UMKM dan koperasi menjadi bagian dari suplai bahan baku. Kita juga membuka lebih dari 600 ribu pekerjaan hanya di dapur saja," katanya.

Prabowo optimis bahwa akan ada 1,5 juta lapangan pekerjaan baru karena program MBG tersebut.

Dia juga meyakini bahwa program MBG mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini