Ringkasan Berita:
- Sekretaris BSKAP Kemendikdasmen Muhammad Yusro memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 akan digelar setelah Lebaran.
- Pelaksanaan utama dimulai dari jenjang SMP, berlangsung pada 6–16 April 2026.
- Kebijakan ini diambil agar peserta didik dapat menjalani ibadah Ramadan dan Idulfitri dengan tenang sebelum mengikuti asesmen.
- Tahapan awal akan diawali dengan gladi bersih pada 9–17 Maret 2026.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Muhammad Yusro memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 akan digelar setelah Lebaran.
Pelaksanaan utama TKA akan dimulai dari jenjang SMP, yang digelar pada 6 hingga 16 April 2026, atau setelah Lebaran.
Kebijakan ini diambil agar peserta didik dapat menjalani ibadah Ramadan dan Idulfitri dengan tenang sebelum mengikuti asesmen.
"Jadi pelaksanaan utama TKA ini dimulai dari TKA SMP dulu. Ini dilaksanakan tanggal 6 sampai 16 April 2026, jadi setelah Lebaran. Ini kita maksudkan agar biar tenang dulu ya adik-adik kita begitu, mengikuti ibadah di bulan Ramadan kemudian Lebaran setelah itu nyambung dengan dengan TKA begitu ya," kata Yusro.
Hal tersebut dikatakan Yusro pada Taklimat Media Kemendikdasmen di Laboratorium Kebinekaan Bahasa dan Sastra di Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/1/2026).
Gladi bersih bulan Maret
Yusro menjelaskan, tahapan awal TKA akan diawali dengan gladi bersih yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 17 Maret 2026.
"Akan dilaksanakan gladi bersih tanggal 9 sampai dengan 17 Maret. Berikutnya akan dilaksanakan pelaksanaannya," ujar Yusro.
Setelah TKA SMP, asesmen akan dilanjutkan untuk jenjang SD yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026.
Selain itu, Kemendikdasmen juga menyiapkan TKA susulan bagi peserta didik yang berhalangan hadir pada jadwal utama.
"Kemudian juga akan dilaksanakan TKA susulan. Nah, TKA susulan ini dimaksudkan untuk para murid yang berhalangan ya, berhalangan hadir dengan alasan tertentu ya yang sudah kita tentukan ya di dalam juknis kita, itu tanggal 11 sampai dengan 19 Mei," kata Yusro.
Proses pengolahan hasil TKA akan dilakukan pada 20 hingga 24 Mei 2026, sementara pengumuman hasil direncanakan sekitar 26 Mei 2026.
"Mungkin sekitar itu juga kita akan melaksanakan taklimat media untuk publikasi terkait dengan hasil ya,” ujarnya.
Pemerintah berharap penjadwalan TKA setelah Lebaran dapat memberikan ruang yang lebih kondusif bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri, baik secara akademik maupun mental, sebelum mengikuti asesmen nasional tersebut.
Apa itu TKA?
Penjelasan Lengkap
TKA merupakan instrumen evaluasi akademik yang mulai diterapkan pada tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Tes ini menggantikan skema asesmen sebelumnya (seperti Asesmen Nasional) dengan format baru yang lebih terintegrasi. Tujuannya adalah memberikan gambaran menyeluruh tentang kemampuan siswa di tingkat pendidikan dasar.
Tujuan
- Mengukur kompetensi akademik siswa secara nasional.
- Memberikan data objektif bagi sekolah dan pemerintah daerah untuk memetakan mutu pembelajaran.
- Menjadi sarana bagi siswa untuk menunjukkan prestasi akademik tanpa menjadikannya syarat kelulusan.
Materi Ujian TKA SD dan SMP umumnya mencakup mata pelajaran inti seperti:
- Bahasa Indonesia
- Matematika (dengan kemungkinan tambahan mata uji lain sesuai kebijakan Kemendikdasmen).
Peserta
- Siswa dari jalur pendidikan formal (SD/MI, SMP/MTs), nonformal, maupun informal dapat mengikuti TKA, asalkan memiliki NISN valid.
- Tes ini bersifat opsional, bukan wajib, sehingga tidak memengaruhi kelulusan sekolah.
Baca tanpa iklan