Ringkasan Berita:
- Pendaftaran Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Program G to G ke Jepang Batch 20 Penempatan tahun 2027 dibuka.
- Posisi yang dibuka adalah Nurse (Kangoshi) atau perawat dan Careworker (Kaigofukushihi) atau pekerja perawatan.
- Periode pendaftaran dibuka mulai 1 Februari-28 Mei 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Pendaftaran Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Program G to G ke Jepang Batch 20 Penempatan Tahun 2027 bakal segera dibuka.
Program G to G Jepang merupakan skema penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Jepang yang dilaksanakan antar penerintah (Government to Government) dalam kerangka Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
Untuk penempatan tahun 2027, posisi yang dibuka pada program ini adalah Nurse (Kangoshi) atau perawat dan Careworker (Kaigofukushihi) atau pekerja perawatan.
Program G to G Jepang ini dapat diikuti oleh lulusan pendidikan D3, D4, dan S1 Keperawatan dan Ners.
Khusus perawat, pelamar wajib memiliki pengalaman kerja selama minimal dua tahun.
Periode pendaftaran Calon Pekerja Migran Indonesia Program G to G Jepang 2027 dibuka mulai 1 Februari-28 Mei 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Sisko P2MI (Sistem Komputerisasi Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia).
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI memastikan program G to G Jepang 2027 ini merupakan jalur resmi dan dilindungi negara.
"Program ini merupakan jalur resmi, aman, dan terstruktur bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk berkarier di sektor kesehatan Jepang dengan pelindungan negara," tulis KemenP2MI dalam unggahan akun Instagram resminya, dikutip Kamis (29/1/2026).
Persyaratan Calon Pekerja Migran Program G to G Jepang 2027
Simak persyaratan pendaftaran Calon PMI Program G to G Jepang 2027 di bawah ini.
Syarat Khusus Careworker (Kaigofukushishi):
- Berusia minimal 18 tahun;
- Pendidikan D3 Keperawatan/D4 Keperawatan/S1 Keperawatan atau D3 non Keperawatan + sertifikat Careworker dari Lembaga Pelatihan;
- Scan surat pernyataan bersedia ditempatkan sebagai Careworker (Kaigofukushishi) di Jepang, ditandatangani diatas materai Rp10.000,- diketik manual atau computer (.PDF max 500kb);
- Scan Sertifikat kelulusan kemampuan bahasa Jepang N5 setara JLPT yang dikeluarkan oleh LPK /LKP/ Lembaga Kursus yang sudah memiliki ijin resmi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota dan/atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (.PDF max 500kb).
Baca juga: Kementerian PKP Buka Rekrutmen Fasilitator BSPS 2026 di DKI Jakarta, Ini Kualifikasi dan Cara Daftar
Syarat Khusus Nurse (Kangoshi):
- Berusia minimal 18 tahun;
- Pendidikan D3 Keperawatan atau D4 Keperawatan atau S1 Keperawatan + Ners;
- Scan Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) Kementerian Kesehatan R.I, dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (.PDF max 500kb);
- Scan Surat Keterangan Pengalaman Kerja sebagai perawat sekurang-kurangnya 2 tahun komulatif per 31 Mei 2026, terhitung mulai tanggal terbit STR (.PDF max 500kb);
- Scan Sertifikat kelulusan kemampuan bahasa Jepang N5 setara JLPT yang dikeluarkan oleh LPK /LKP/ Lembaga Kursus yang sudah memiliki ijin resmi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota dan/atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (.PDF max 500kb).
Syarat Umum Careworker dan Nurse:
- Scan E-KTP (.JPG max 500kb);
- Scan Paspor apabila ada (.JPG max 500kb);
- Scan Kartu Pencari Kerja/AK1 (.PDF max 500kb);
- Scan Ijazah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam satu file (.PDF max 500kb);
- Scan Transkrip Nilai Akademik dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam satu file (.PDF max 500kb);
- Scan Sertifikat Pelatihan Careworker bagi Calon PMI lulusan D3 non Keperawatan (.PDF max 500kb), diunggah di kolom “Sertifikasi Kompetensi Kerja”;
- Scan Asli Surat Ijin dari Orang Tua/Wali/Suami/Isteri yang ditandatangani diatas materai Rp. 10.000,- diketik manual atau komputer wajib diketahui Lurah atau Kepala Desa (Format surat dalam lampiran) (.PDF max 500kb);
- Scan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku (.PDF max 500kb);
- Scan Surat Keterangan Sehat (.PDF max 500kb);
- Scan Pasfoto berwarna terbaru dengan latar belakang putih, menghadap kedepan dan tampak jelas dengan ukuran 3x4 cm (.JPG max 2mb);
- Scan surat pernyataan tidak akan menuntut ganti rugi apabila dalam proses penempatan ditemukan kasus yang diakibatkan oleh calon PMI sehingga calon PMI dikeluarkan dari tempat pelatihan yang ditandatangani diatas materai Rp.10.000,- diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri (Format surat dalam lampiran) (.PDF max 500kb);
- Scan Surat Pernyataan tidak akan mengundurkan diri setelah dinyatakan Lulus Matching yang ditandatangani diatas materai Rp. 10.000,- diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri (Format surat dalam lampiran) (.PDF max 500kb);
- Scan Dokumen Form 5 (Pelamar Nurse) / Form 6 (Pelamar Careworker) yang telah diisi dan ditandatangani pelamar;
- Scan Surat Pernyataan Pelindungan Data Pribadi yang telah ditandatangani;
- Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang dinyatakan Lulus Matching apabila mengundurkan diri, maka tidak dapat mengikuti program G to G ke Jepang selama 2 tahun;
- Bagi wanita tidak hamil (selama proses seleksi sampai berangkat) dan tidak pernah bertato. Bagi laki-laki tidak pernah bertato dan tidak pernah bertindik.
*) Catatan:
- Data pada KTP, Paspor, dan Ijazah harus sama, apabila terdapat perbedaan maka dapat dilakukan revisi pada dokumen yang dianggap paling benar;
- Semua Scan Dokumen harus terlihat JELAS dan RAPIH disesuaikan dengan format dan ukuran yang ditentukan;
- Sertifikat Kemampuan Bahasa Jepang level N5 diwajibkan karena pada masa pelatihan 6 bulan di Indonesia harus lulus dengan level N4 dari Japan Foundation;
- Sertifikat dari Program SSW/Tokuteiginou tidak dapat digunakan sebagai pengganti Sertifikat Pelatihan Careworker;
- Untuk Ijazah dan Transkrip Nilai Akademik dalam bahasa Inggris yang tidak diterbitkan oleh Lembaga Pendidikan dapat diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh Penerjemah tersumpah;
- Dokumen Paspor wajib dimiliki peserta setelah dinyatakan lolos tahap “Matching”;
- Akan diadakan Tes Kemampuan Bahasa Jepang setara N5.
Tata Cara Pendaftaran Calon PMI Program G to G Jepang 2027
Simak mekanisme pendaftaran Calon PMI Program G to G Jepang 2027 di bawah ini.
- Registrasi pendaftaran diawali dengan Pelamar membuat/mendaftar akun Sisko P2MI melalui website Sisko P2MI;
- Pelamar mengisi data diri, kemudian lakukan Submit;
- Lakukan aktifasi akun Sisko P2MI pada email yang dikirimkan Sisko P2MI di alamat pelamar;
- Pelamar melakukan login dengan akun Sisko P2MI di website Sisko P2MI dan melengkapi/menginput data profil diri peserta pada akun pelamar;
- Setelah data diri peserta lengkap, pilih lowongan pekerjaan pada skema penempatan pemerintah atau G to G Jepang, kemudian pelamar memilih lowongan pekerjaan sesuai jabatan (Nurse dan Careworker) yang di inginkan;
- Pelamar menggungah (upload) scan dokumen yang dipersyaratkan, termasuk memilih lokasi tempat verifikasi dokumen di BP3MI/P4MI daerah, untuk alamat lokasi dapat di cek pada tautan berikut: https://kp2mi.go.id/profil-bp3mi;
- Pelamar yang telah menyelesaikan unggah dokumen dan melakukan submit diakhir akan mendapatkan surat lamaran ber-QR Code melalui email dan terdapat di akun Sisko P2MI pelamar;
- Surat Lamaran ber-QR Code dapat dipergunakan untuk melakukan pengecekan tahapan proses seleksi pelamar;
- Akun Sisko P2MI yang dimiliki pelamar tidak dapat digunakan untuk melawar lowongan kerja skema penempatan lainnya pada saat Pelamar sudah lolos seleksi “Matching”.
Baca juga: Lowongan Kerja BCA Kandidat Berpengalaman, Posisi RM Corporate Banking
Jadwal Pendaftaran Calon PMI Program G to G Jepang 2027
Cermati jadwal pendaftaran Calon PMI Program G to G Jepang 2027 di bawah ini.
- Pendaftaran: 1 Februari-28 Mei 2026 Pukul 11.59 WIB
- Verifikasi DokumenL 1-4 Juni 2026
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran Calon PMI Program G to G Jepang 2027, klik di sini.
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)
Baca tanpa iklan