Meski masih sangat tinggi, Burhan mencatat terdapat penurunan tipis dibandingkan survei sebelumnya, yang menurutnya perlu menjadi perhatian.
“Kita pernah survei trust terhadap TNI di atas 95 persen. Jadi ada sedikit penurunan dan karenanya TNI perlu melakukan koreksi,” jelasnya.
Burhan menegaskan bahwa kepercayaan (trust) dan kepuasan (approval rating) merupakan dua indikator yang berbeda, meskipun saling berkaitan. Kepercayaan bersifat lebih umum, sementara kepuasan sangat dipengaruhi oleh evaluasi kebijakan dan kinerja aktual.
“Trust dan approval itu bisa berubah tergantung konteks dan kinerja,” tegasnya.
Survei Indikator Politik Indonesia ini dilaksanakan pada 15–21 Januari 2026 terhadap 1.220 responden yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
Pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling. Memiliki margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei Poltracking
Sementara itu, hasil survei terbaru Poltracking Indonesia mencatat, 81,5 persen masyarakat percaya terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran dalam satu tahun masa kepemimpinan.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap pemerintah.
“Ini tingkat kepercayaan kepada pemerintah Prabowo–Gibran relatif tinggi di angka 81,5 persen.
Sementara yang tidak percaya hanya 15,6 persen,” ujar Hanta dalam rilis survei yang digelar secara daring, Minggu (19/10/2025).
Hanta menjelaskan, angka 81,5 persen tersebut merupakan gabungan antara 10,0 persen yang sangat percaya dan 71,5 persen yang cukup percaya.
“Jadi total tingkat kepercayaan di atas 80 persen terhadap pemerintahan ini,” tegasnya.
Baca juga: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, Makan Bergizi Gratis Dinilai Tonggak Awal Kesejahteraan Sosial
Selain itu, tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo secara personal mencapai 78,3 persen, yang menurut Hanta tergolong tinggi karena secara psikologis angka di atas 70 persen sudah masuk kategori kuat.
“Sementara yang menilai kurang puas dan sangat tidak puas berjumlah 19,2 persen,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hanta menguraikan lima faktor utama yang membuat masyarakat puas terhadap kinerja Prabowo:
- Kepemimpinan tegas, berani, dan bertanggung jawab menjadi alasan tertinggi, disebut oleh 22,9 persen responden.
- Program bantuan sosial (bansos) dinilai bermanfaat oleh 13,4 persen responden.
- Kedekatan Prabowo dengan rakyat kecil disebut oleh 11,4 persen responden.
- Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi diapresiasi oleh 9,2 persen responden.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan 8,5 persen responden.
Survei Poltracking dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia dengan metode wawancara tatap muka langsung. Survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca tanpa iklan