News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dies Natalis ke-76, GMKI Bicara Upaya Memperkuat Keutuhan Bangsa

Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DIES NATALIS - Potret Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) saat merayakan usia ke-76 tahun yang digelar di Yogyakarta, di bawah kepemimpinan Pengurus Pusat (PP) GMKI Masa Bakti 2025–2027 yang dipimpin Ketua Umum Prima Surbakti dan Sekretaris Umum Jessica Esther Warouw.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – 
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menandai usia ke-76 tahun dengan pesan bangkit, bertransformasi, dan tetap setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  

Pesan itu mengemuka dalam Perayaan Dies Natalis ke-76 GMKI yang digelar di Yogyakarta, di bawah kepemimpinan Pengurus Pusat (PP) GMKI Masa Bakti 2025–2027 yang dipimpin Ketua Umum Prima Surbakti dan Sekretaris Umum Jessica Esther Warouw. 

Sejumlah tokoh nasional dan daerah hadir dalam acara syukur tersebut, di antaranya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakabaintelkam Mabes Polri Irjen Pol Nanang Rudi Supriatna, Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, Ketua Umum BKS PGI-GMKI Firman Jaya Daeli, Sekjen PNPS GMKI Jeirry Sumampouw, Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami, jajaran DPP dan DPD GAMKI, serta perwakilan organisasi Cipayung. 

Dalam sambutannya, Prima Surbakti menegaskan bahwa Dies Natalis ke-76 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum konsolidasi dan kebangkitan besar GMKI. 

“Kita berkumpul dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, mengenang 76 tahun perjalanan GMKI sekaligus menatap masa depan. Masa depan adalah milik GMKI,” ujar Prima ditulis, Rabu (11/2/2026). 

Prima menegaskan, sejak berdiri, GMKI memposisikan diri sebagai rumah doa dan rumah talenta—ruang kaderisasi spiritual, intelektual, dan kepemimpinan untuk melahirkan pemimpin berintegritas yang setia pada nilai profetik, gereja, dan cita-cita kemerdekaan bangsa. 

Ia tak menutup mata terhadap dinamika internal yang pernah melanda GMKI, mulai dari perpecahan, degradasi kaderisasi, hingga menurunnya kepercayaan publik. 

Namun menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi pelajaran penting. 

“PP GMKI 2025–2027 hadir dengan prinsip bahwa hikmat adalah napas organisasi dan keutuhan adalah yang utama. Kami membawa gagasan besar Masa Depan Milik GMKI (GMKI’s Future),” ujarnya. 

Prima menjelaskan, arah kepemimpinannya menekankan transformasi organisasi yang transparan, efisien, dan berdampak.  

Model kepemimpinan kolektif-kolegial diterapkan dengan menempatkan moralitas sebagai fondasi utama. 

Salah satu simbol kebangkitan GMKI, lanjut Prima, adalah revitalisasi Sekretariat PP GMKI di Salemba yang dinilai sebagai penegasan harga diri dan martabat organisasi. 

Tak hanya di internal, GMKI juga memperkuat kontribusi nyata bagi kader dan masyarakat. Di bidang pendidikan, PP GMKI menggandeng sejumlah perguruan tinggi dan mitra strategis untuk mendistribusikan beasiswa kepada sekitar 800 kader GMKI di seluruh Indonesia. 

Di tengah tingginya angka pengangguran sarjana, GMKI m membuka kerja sama dengan berbagai perusahaan guna menciptakan akses lapangan kerja bagi kader. 

Dalam tata kelola organisasi, Prima menyebut pihainya mengembangkan platform digital superweb sebagai pusat data dan ekosistem organisasi untuk mendorong manajemen yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini