Menurut Anton ada tiga kriteria yang penting untuk dipertimbangkan terkait sosok Wakil Komandan ISF.
Pertama, perwira tinggi TNI tersebut harus memiliki jejak pengalaman tugas (tour of duty) yang bervariasi, mulai level staf hingga komandan.
Hal itu mengingat, sosok tersebut kelak juga ikut terlibat memimpin pasukan.
Kedua, kata Anton, sosok tersebut juga harus pernah ikut dalam salah satu misi perdamaian PBB.
Pengalaman dinas dalam pasukan perdamaian, menurutnya, akan sangat membantu dalam beradaptasi di lingkungan kerja baru yang multinasional.
Baca juga: Jadi Wakil Komandan ISF, Indonesia Diwanti-wanti agar Waspada dengan Komandan ISF Jasper Jeffers
"Dan tentu saja, kemampuan berbahasa asing yang sangat memadai akan ikut menunjang dalam pelaksanaan tugas," pungkasnya.
Baca tanpa iklan