Ringkasan Berita:
- International Creatives Exchange meluncurkan program pendidikan 1Langkah melalui pelatihan public speaking yang bertujuan membekali pelajar agar siap bersaing.
- Ketua ICE, Atta Ul Karim, menyebut 1Langkah memiliki tiga pilar, yakni pelatihan pendidikan, fasilitasi seminar internasional, dan pengenalan karakter berbasis sistem terbaru.
- Para peserta mengaku lebih percaya diri berbicara di depan umum dan siap menerapkan ilmunya dalam aktivitas sekolah maupun media sosial.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - International Creatives Exchange (ICE) meluncurkan program pendidikan bertajuk 1Langkah yang diawali dengan pelatihan public speaking di SMA Negeri 29 Jakarta pada Selasa (25/02/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal ICE dalam memperluas kontribusi di bidang pengembangan kapasitas generasi muda.
Program Adaptif dan Visioner untuk Generasi Muda
Baca juga: Melalui Program Trade Indonesia, Atta Ul Karim Yakin Inklusi Keuangan Syariah di RI Meningkat
Program 1Langkah dirancang sebagai inisiatif pendidikan dan pelatihan yang adaptif, visioner, dan berdampak.
Mengusung slogan 'Satu Langkah untuk Perubahan yang Lebih Baik' program ini bertujuan membekali pelajar Indonesia agar siap bersaing di tingkat global tanpa melupakan nilai dan budaya bangsa.
Ketua ICE, Atta Ul Karim, menjelaskan bahwa 1Langkah memiliki tiga komponen utama yang menjadi keunggulan program.
Tiga Pilar Utama Program 1Langkah
Atta mengatakan program tersebut terdiri dari tiga pilar utama. Pertama, pendidikan dan pelatihan, seperti pelatihan public speaking yang dilaksanakan di SMA 29 Jakarta.
“Setelah ini, 1Langkah akan hadir di SMA Negeri 6 Jakarta pada 10 Maret 2026,” ujar Atta.
Kedua, memfasilitasi pihak internasional yang ingin mengadakan seminar dan pelatihan di Indonesia. Hal ini selaras dengan identitas ICE sebagai wadah pertukaran kreatif lintas negara.
Ketiga, pengenalan karakter berbasis sistem terbaru dengan tingkat akurasi tinggi untuk membantu individu maupun tim memahami potensi masing-masing.
“Dengan memahami karakter setiap anggota, tujuan kelompok atau perusahaan dapat dicapai lebih efektif,” jelasnya.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Atta mengaku bersyukur atas respons cepat dan positif dari pihak sekolah.
“Ini adalah program perdana dan belum ada contohnya. Terima kasih kepada SMA 29 yang telah menerima undangan kami,” tuturnya.
Kepala SMA 29 Jakarta, Nunun Maslukah M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, pelatihan ini sangat membantu siswa, terlebih karena diberikan secara gratis namun tetap berkualitas.
Antusiasme Siswa dan Manfaat Nyata
Pembicara dalam kegiatan ini, Rudy Yesaya, menekankan bahwa public speaking merupakan keterampilan penting yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, mulai dari berbicara di kelas, berdiskusi, hingga wawancara kerja.
Sejumlah siswa pun mengaku mendapatkan manfaat langsung. Kayla Gabrielle (kelas XI) merasa terbantu untuk melatih sinkronisasi antara ucapan dan bahasa tubuh saat tampil di depan umum.
Sementara Muhammad Zaky Ramadhan (kelas XI) mengaku ilmu yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk kegiatan live di media sosial.
Baca juga: Gandeng Budayawan, Atta Ul Karim Ingin Kenalkan Budaya Indonesia di Penjuru Dunia
Ke depan, program 1Langkah akan dilaksanakan secara konsisten di berbagai sekolah di Jakarta, dengan harapan mampu mencetak generasi muda yang percaya diri, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Baca tanpa iklan