News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Idul Fitri 2026

Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2026 Digelar Hari Ini, Simak Rangkaian Agenda Lengkapnya

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SIDANG ISBAT - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah di Kantor Kementerian Agama, Jakarta (27/5/2025). Pemerintah melalui Kementerian Agama menggelar sidang isbat untuk menentukan awal 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026.  Tribunnews/Jeprima

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar sidang isbat untuk menentukan awal 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026. 

Momen ini menjadi penentu resmi kapan umat Islam di Indonesia merayakan Idul Fitri, setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan. 

Sidang dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, mulai sore hari hingga malam, dengan rangkaian agenda yang telah disusun secara sistematis.

Penetapan lokasi ini dilakukan setelah mempertimbangkan kesiapan fasilitas serta kondisi lingkungan yang lebih kondusif menjelang periode mudik Lebaran.

Sidang isbat bukan sekadar forum penetapan tanggal, melainkan proses yang menggabungkan pendekatan ilmiah dan keagamaan. 

Penentuan awal Syawal didasarkan pada dua metode utama, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). 

Data posisi bulan yang dihitung secara astronomis akan diverifikasi melalui hasil pemantauan langsung di berbagai titik di Indonesia, sehingga keputusan yang diambil memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang, baik dari sisi teknis maupun substansi. 

Ia menegaskan bahwa sidang isbat merupakan proses terbuka yang menggabungkan pendekatan ilmiah dan observasi lapangan.

"Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” terangnya, dikutip dari kemenag.go.id.

Sidang isbat tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, tetapi juga menghadirkan berbagai pihak, mulai dari ahli astronomi, perwakilan ormas Islam, hingga lembaga riset seperti BMKG dan BRIN. 

Baca juga: Link Live Streaming Sidang Isbat Idul Fitri Digelar 19 Maret 2026, Simak Lokasi Pemantauan Hilal

Keterlibatan banyak pihak ini memperkuat legitimasi hasil sidang.

Secara astronomis, posisi hilal pada 29 Ramadan 1447 H diperkirakan sudah berada di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia. 

Ketinggiannya berkisar antara 0 derajat lebih hingga lebih dari 3 derajat, dengan elongasi mencapai lebih dari 4 derajat.

Sementara itu, ijtimak terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.23 WIB.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini