Tahap pengujian akan terus dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem sebelum diterapkan secara lebih luas. MLFF sendiri telah diinisiasi sejak 2016 dan dikembangkan melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Hungaria.
MLFF diinisiasi sejak 10 tahun lalu atau tepatnya pada saat kunjungan PM Hungaria Victor Orban ke Indonesia pada 2016.
Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Saat Mudik Lebaran 2026 Naik, 22 Kasus Terjadi di Jalan Tol
Proyek ini digarap oleh perusahaan teknologi asal Hungaria, Roatex Ltd. melalui anak usahanya, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS). Pendanaan untuk proyek MLFF sepenuhnya bersumber dari pemerintah Hungaria senilai US$300 juta atau setara dengan Rp4,65 triliun.
Baca tanpa iklan