News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mengapa Paskah Identik dengan Telur? Simak Asal-usul dan Maknanya

Penulis: Nurkhasanah
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PASKAH - Ilustrasi telur paskah. Simak alasan mengapa Paskah identik dengan telur, ketahui asal-usul dan maknanya.

Ringkasan Berita:

  • Paskah merupakan perayaan untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus.
  • Paskah 2026 jatuh pada Minggu, 5 April 2026. 
  • Paskah identik dengan telur karena memiliki makna filosofis sebagai lambang kehidupan baru dan harapan. 

TRIBUNNEWS.COM - Paskah 2026 jatuh pada Minggu, 5 April 2026. 

Perayaan Paskah menjadi momen penuh sukacita untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

Perayaan ini tidak lepas dari berbagai simbol khas, salah satunya telur Paskah. 

Tradisi ini kerap menimbulkan pertanyaan, mengapa telur begitu identik dengan perayaan kebangkitan Yesus Kristus. 

Ternyata, telur memiliki makna filosofis sebagai lambang kehidupan baru dan harapan. 

Selain itu, sejarah penggunaan telur dalam Paskah juga berkaitan dengan tradisi kuno yang berkembang di berbagai budaya. 

Simak penjelasan lengkap mengenai asal-usul dan makna telur dalam perayaan Paskah berikut ini.

Asal-usul Paskah Identik dengan Telur dan Maknanya

Mengutip laman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, asal-usul telur Paskah dimulai di Eropa Abad Pertengahan. 

Tradisi ini kemungkinan tidak berasal dari orang Kristen, tetapi tradisi agama lain. 

Carole Levin, profesor sejarah dan direktur Medieval and Renaissance Studies Program, University of Nebraska, berkata banyak ahli meyakini Paskah berasal dari festival Anglo-Saxon yang merayakan dewi Eastre dan datangnya musim semi. 

Akan tetapi ada pula yang meyakini tradisi telur Paskah adalah masalah kepraktisan. 

Baca juga: 100 Link Twibbon Hari Raya Paskah 2026, Dilengkapi dengan Cara Mudah Unggah di Media Sosial

Dulu aturan puasa Prapaskah begitu ketat, di mana orang Kristen tidak boleh makan daging atau produk hewani apapun termasuk telur. 

Menurut Henry Kelly, profesor studi abad pertengahan di University of California, Los Angeles, telur yang dihasilkan ayam-ayam mereka selama kurun waktu tersebut akan direbus agar tahan lama. 

Telur kemudian akan dibagi-bagikan, seringkali pada orang miskin atau tidak mampu membeli daging untuk merayakan Paskah.

Dikutip dari Britannica, telur adalah simbol kesuburan dan pemulihan yang banyak digunakan pada masa pra-modern dan pra-Kristen. 

Orang-orang "pagan" Eropa (istilah yang digunakan untuk menyebut orang-orang yang mempraktikkan berbagai tradisi non-Kristen) memandang telur sebagai simbol regenerasi yang datang bersama musim semi. 

Umat Kristen awalnya meminjam citra ini dan menerapkannya bukan pada regenerasi bumi, melainkan pada Yesus Kristus. 

Hal ini juga diperluas pada kehidupan baru para pengikut Kristus yang setia.

Telur itu sendiri menjadi simbol kebangkitan. 
Sama seperti Yesus bangkit dari kubur, telur melambangkan kehidupan baru yang muncul dari cangkang telur. 

Dalam tradisi Ortodoks, telur dicat merah untuk melambangkan darah yang ditumpahkan Yesus di kayu salib. 

Sekilas tentang Paskah

Mengutip laman Iman Katolik, paskah merupakan suatu perayaan untuk mengenang kebangkitan Kristus. 

Pada hari ini, gereja di seluruh dunia merayakan kemenangan Kristus atas maut dengan doa dan pujian kemenangan.

Jika Natal menandai kelahiran Kristus sebagai anak Allah yang turun ke bumi, Paskah merayakan kebangkitan-Nya.

Hari raya Paskah mengakhiri masa persiapan Paskah selama 40 hari, yang dilalui dengan doa dan puasa, mengenang minggu-minggu sengsara Kristus (Lent). 

Baca juga: Warna Liturgi Paskah dan Maknanya, Lengkap dengan Tema Perayaan

Minggu-minggu sengsara ini dimulai dengan Rabu Abu (Ash Wednesday) dan berakhir pada Sabtu suci (Holy Saturday), sehari sebelum Paskah. 

Umat Katolik membubuhkan tanda salib di dahinya dengan abu, sebagai tanda berduka cita atas dosa-dosanya. 

Minggu-minggu sengsara dimaksudkan untuk mengenang masa puasa Kristus di padang gurun selama 40 hari sebelum memulai misinya di dunia. 

Umat Katolik mencoba untuk menghilangkan kebiasaan buruk dengan menahan diri tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan atau memakan makanan kesukaannya pada waktu minggu sengsara. 

Minggu terakhir sebelum Paskah, dimulai dengan Minggu Palma (Palm Sunday) hingga hari minggu Paskah, disebut sebagai minggu suci (Holy week).

Dalam Pekan Suci, umat Kristen, terutama Kristen Katolik, memperingati kematian dan kebangkitan Yesus dari kubur. 

Pekan Suci sendiri terdiri dari lima bagian:

  • Minggu Palma (Palem), saat Yesus masuk kota Yerusalem dan disambut serta dielu-elukan sebagai seorang raja.
  • Kamis Putih, saat Yesus mengadakan Perjamuan Malam terakhir bersama para muridNya
  • Jumat Agung, saat Yesus diadili dan dijatuhi hukuman mati oleh Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, dan dimakamkan.
  • Sabtu Suci, saat Yesus turun ke tempat penantian, ke dunia orang mati, untuk mengabarkan Injil.
  • Hari Minggu Paskah, saat Yesus bangkit kembali dari antara orang mati.

Tema Paskah 2026 dari PGI

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) telah merilis tema Paskah tahun 2026. 

Tema Paskah 2026 dari PGI yakni “Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita” berdasarkan 2 Korintus 5:17: “Jadi, siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang“. 

Tema Paskah tersebut, mengajak umat Kristiani untuk kembali merayakan dengan penuh syukur dan sukacita prakarsa dan karya Ilahi yang digerakkan cinta kasih untuk menghadirkan jalan baru menerobos kebuntuan dan kekacauan yang diakibatkan ulah manusia. 

Di dalam Kristus yang adalah gambar-Nya (Kol 1:15), Allah telah hadir sepenuhnya di dalam sejarah untuk memulihkan ciptaan-Nya. Tak terkecuali, manusia yang diciptakan menurut gambar-Nya diciptakan “ulang“ menjadi manusia baru. 

Link Unduh Pesan Paskah PGI 2026 >>> klik di sini

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini