News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ancaman Krisis Energi

Seskab Teddy Ungkap Mandat Khusus Prabowo: Perkuat Kerja Sama Energi dengan Rusia dan Prancis

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RUSIA DAN PRANCIS - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan adanya mandat khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kerja sama energi strategis dengan Rusia dan Prancis. 

Ringkasan Berita:

  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan adanya mandat khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kerja sama energi strategis dengan Rusia dan Prancis. 
  • Diplomasi ini dilakukan lewat pertemuan tingkat tinggi dengan pemimpin negara dan utusan khusus, fokus pada pengamanan pasokan energi berkelanjutan.
  • Sebagai tindak lanjut, Presiden menugaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk melakukan negosiasi teknis dengan otoritas energi kedua negara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan adanya mandat khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kerja sama energi strategis dengan Rusia dan Prancis. 

Arahan Presiden Prabowo itu bertujuan untuk menjamin ketahanan energi nasional melalui peningkatan kemitraan jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa langkah diplomasi ini melibatkan pertemuan tingkat tinggi dengan para pemimpin negara dan utusan khusus untuk membahas pasokan energi bagi Indonesia.

Seskab Teddy memaparkan bahwa rangkaian pertemuan di luar negeri tersebut fokus pada upaya pengamanan sumber energi nasional. Fokus utama dalam misi ini adalah peningkatan kerja sama di bidang energi yang bersifat berkelanjutan.

"Intinya adalah peningkatan kerja sama di bidang energi jangka panjang," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/4/2026).

Sebagai tindak lanjut dari mandat tersebut, Presiden menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk melakukan negosiasi teknis. Pertemuan dilakukan secara intensif dengan otoritas energi di kedua negara tersebut.

"Kemudian Bapak Presiden menugaskan khusus Bapak Menteri ESDM untuk bertemu utusan khusus Presiden Putin dan juga Menteri Energi dari Rusia," lanjut Teddy.

Selain ke Rusia, delegasi Indonesia juga bergerak ke Prancis untuk melakukan pembahasan serupa. Teddy mengonfirmasi bahwa seluruh hasil rapat koordinasi tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada Presiden.

"Nah, kemudian kami bergerak ke Prancis, kemudian beliau melaksanakan rapat dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri dan hasilnya beliau lapor kepada Bapak Presiden baru saja ya," jelasnya.

Misi diplomatik ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi kondisi global yang tidak menentu. Dengan adanya mandat ini, Indonesia berupaya memastikan diversifikasi sumber energi tidak hanya bergantung pada satu wilayah tertentu saja.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini