TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi merilis pedoman logo Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Logo tersebut tidak hanya menjadi identitas visual peringatan tahunan, tetapi juga merepresentasikan arah transformasi pendidikan nasional yang tengah digencarkan pemerintah.
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap 2 Mei di Indonesia, bertepatan dengan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional.
Ini adalah hari nasional untuk menghormati jasa pahlawan pendidikan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Dalam rilisnya, Kemendikdasmen menjelaskan bahwa logo Hardiknas 2026 mengusung semangat perubahan melalui tiga program prioritas, yakni revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kesejahteraan guru.
Ketiga aspek ini menjadi fondasi dalam mewujudkan visi besar pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Filosofi Logo
1. Figur manusia berwarna biru toska
Secara visual, logo ini menampilkan figur manusia berwarna biru toska yang bergerak dinamis.
Siluet tersebut melambangkan semangat dan kesiapan seluruh elemen bangsa untuk berperan aktif dalam mendukung terwujudnya gerakan #PendidikanBermutuUntukSemua.
Figur ini menjadi simbol partisipasi kolektif dalam memajukan pendidikan di Tanah Air.
Baca juga: Sejarah Hari Kartini 21 April: Perjuangan RA Kartini hingga Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional
2. Lengkungan elips yang mengitari bagian bawah
Selain itu, terdapat elemen lengkungan berbentuk elips yang mengitari bagian bawah logo.
Garis lengkung ini memiliki makna gerak maju, perlindungan, dan kesinambungan.
Filosofi tersebut merepresentasikan upaya revitalisasi satuan pendidikan, mulai dari perbaikan sarana dan prasarana hingga penguatan ekosistem sekolah dan pemerataan layanan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca tanpa iklan