News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Menhub RI: Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL Jadi Pelajaran Penting bagi Kami

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Perhubungan RI (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyatakan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.

Dudy juga menyebut, kecelakaan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi dunia transportasi di Indonesia.

Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek (relasi Gambir - Surabaya Pasarturi) menabrak KRL Commuter Line (relasi Kampung Bandan - Cikarang) di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.55 WIB.

Dalam kecelakaan ini, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menerobos masuk ke gerbong bagian belakang dan gerbong khusus perempuan di KRL.

Menurut update informasi terbaru hingga Selasa (28/4/2026) siang, tercatat ada 14 korban meninggal dunia, sedangkan 84 orang lainnya mengalami luka-luka.

Para korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit, yakni RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya Bekasi, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, dan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat.

Sementara, Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan, korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. 

"Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," ungkap Bobby dalam keterangan resminya, Selasa (28/4/2026).

Dudy: Pelajaran Penting bagi Kami

Selain ucapan duka cita, Dudy juga mendoakan para korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

"Kami mengucapkan turut berdukacita, atas meninggalnya beberapa penumpang kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini," kata Dudy dalam konferensi pers, bersama Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin dan Kepala BASARNAS Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Selasa (28/4/2026) siang.

Baca juga: Sebelum Berjam-jam Terjepit Gerbong KRL di Bekasi, Endang Sempat Telepon Keluarga Minta Bantuan

"Kami mendoakan agar para korban dan saudara kita yang mengalami luka-luka dapat segera diberi kesembuhan."

Dudy lantas menyebut, insiden yang menewaskan belasan orang ini menjadi pelajaran penting.

Ia berharap, pihaknya dapat belajar banyak, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan perkeretaapian di Indonesia.

"Kejadian kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi kami, sehingga harapan kami kita bisa belajar dari apa yang terjadi pada kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini, dan menjadi pelajaran bagi kami untuk memperbaiki layanan kereta api kita," ujar Dudy.

Dudy menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu proses evakuasi.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini