TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Raut wajahnya sendu.
Sesekali matanya berkedip-kedip lalu tertunduk.
Dia mengangguk tatkala Presiden Prabowo Subianto bertanya kepadanya.
Dialah Bobby Rasyidin, Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Bobby mendampingi Prabowo saat konferensi pers usai menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Kota Bekasi, 28 April 2026, kemarin.
Bobby jadi sorotan.
Dia mungkin pejabat paling pertama yang sampai di lokasi kecelakaan kereta.
Fotonya viral duduk termenung di depan rangkaian KRL yang ringsek parah usai ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.
Aksinya mengundang simpati dari netizen di media sosial.
6 Fakta Jejak Karier Bobby Rasyidin?
1. Baru setahun jadi Dirut KAI
Bobby Rasyidin ditunjuk sebagai Dirut PT KAI menggantikan Didiek Hartantyo pada 2025 lalu.
Bobby diangkat sebagai Direktur Utama PT KAI (Persero) sejalan dengan surat keputusan Nomor: SK-224/MBU/08/2025 dan SK.039/DI-DAM/DO/2025 tanggal 12 Agustus 2025.
2. Lulusan Australia
Lahir pada 31 Oktober 1974 di Padang Sumatera Barat, Bobby menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Telekomunikasi di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1996.
Dia juga meraih gelar MBA dari University of New South Wales Australia pada tahun 2000.
3. Berpengalaman di BUMN
Baca tanpa iklan