News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

5 Negara yang Terapkan Gerbong Khusus Wanita di Kereta Selain Indonesia

Penulis: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gerbong khusus wanita dalam rangkaian kereta KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gerbong khusus perempuan di KRL Commuter Line menjadi perdebatan di media sosial setelah munculnya usul Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi,  agar posisi gerbong perempuan dipindahkan ke bagian tengah rangkaian kereta.

Selama ini gerbong khusus perempuan berada di paling depan dan paling belakang KRL Commuter Line.

Seperti diketahui kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam mengakibatkan 15 orang meninggal dunia.

KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A ditabrak dari belakang oleh Kereta Api KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur.

Seluruh korban yang meninggal adalah perempuan yang saat tabrakan berada di gerbong belakang kereta.

Awal mula munculnya Gerbong Khusus Perempuan

Gerbong khusus perempuan di KRL pertama kali diluncurkan tahun 2015.

Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Muhammad Nurul Fadhila saat itu menjelaskan alasan mengapa gerbong khusus perempuan ditempatkan di bagian depan dan belakang rangkaian  kereta.

Ini merupakan hasil pertimbangan operasional serta aksesibilitas penumpang di stasiun-stasiun Jabodetabek yang padat.

Menurut dia, posisi di ujung rangkaian justru memudahkan penumpang perempuan, termasuk ibu hamil, membawa anak, maupun lansia, untuk mengakses gerbong.

“Kalau ditaruh di tengah mereka sulit untuk mencapainya. Bisa dibayangkan di Tanah Abang yang orangnya sangat ramai. Kalau yang sekarang kan lebih mudah,” kata Fadhila di Gedung Jakarta Railway Center, September 2015, dikutip dari Kompas.com.

Negara yang punya gerbong khusus wanita

Selain Indonesia sejumlah negara lebih dulu  memiliki rangkaian kereta khusus untuk wanita.

Mengutip situs The Telegraph, berikut lima negara yang memilikinya.

1. Jepang

Rangkaian kereta khusus wanita pertama kali diperkenalkan di Jepang tahun 2000 sebagai salah satu cara menghentikan tindak pelecehan seksual.

Delapan operator kereta api swasta dan dua perusahaan kereta bawah tanah menghadirkan kereta yang dapat dikenali dengan stiker bertuliskan "Khusus Wanita" berwarna merah muda dalam bahasa Jepang dan Inggris.

Kebijakan ini amat disambut positif lantaran banyaknya kasus pelecehan seksual namun hanya sedikit wanita yang melaporkannya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini