News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Idul Adha 2026

Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN - Pekerja memotong daging kurban sapi. Anggota Komisi IV DPR RI, Hindun Anisah, meminta pemerintah memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.

Ringkasan Berita:

  • Anggota Komisi IV DPR RI, Hindun Anisah minta pemerintah memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.
  • Langkah ini krusial untuk memastikan hewan yang diperdagangkan memenuhi standar kesehatan, kelayakan fisik, serta sesuai dengan syariat Islam.
  • Lemahnya pengawasan berisiko meningkatkan peredaran hewan ternak yang sakit. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI, Hindun Anisah, meminta pemerintah memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.

Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan hewan yang diperdagangkan memenuhi standar kesehatan, kelayakan fisik, serta sesuai dengan syariat Islam.

“Hewan kurban harus benar-benar bebas dari penyakit agar aman dikonsumsi masyarakat saat proses penyembelihan nanti,” ujar Hindun kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Dia mengingatkan, lemahnya pengawasan berisiko meningkatkan peredaran hewan ternak yang sakit. 

Selain merugikan secara ekonomi, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi keabsahan ibadah kurban.

Hindun menjelaskan, hewan kurban harus dalam kondisi aktif, memiliki nafsu makan baik, serta bebas dari cacat fisik seperti pada bagian telinga dan ekor.

Baca juga: Bupati Tasikmalaya Dilaporkan Pengusaha ke Polisi Kasus Pemerasan Pengadaan Hewan Kurban Rp225 Juta

Lebih lanjut, Hindun menyoroti ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih menghantui populasi ternak sapi, kambing, dan domba.

“Penyebaran PMK dikhawatirkan dapat menurunkan kualitas daging kurban, mengganggu rantai distribusi ternak, hingga merusak kepercayaan masyarakat terhadap ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Legislator PKB itu juga mendorong pemerintah melakukan mitigasi sejak dini melalui pengawasan ketat di lapangan.

Ia meminta dinas peternakan di daerah melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh di pasar hewan, serta memastikan setiap ternak dilengkapi surat keterangan sehat dari dokter hewan.

“Pemerintah daerah juga bisa memperketat pemeriksaan lalu lintas ternak antar daerah sehingga bisa mengantisipasi sejak dini jika hewan kurban terjangkit PMK,” katanya.

Baca juga: Kapan Idul Adha 2026? Cek Jadwal Libur dan Potensi Long Weekend

Selain peran pemerintah, Hindun juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam memilih hewan kurban.

“Masyarakat harus lebih bijak. Jangan hanya melihat harga dan ukuran, tetapi pastikan hewan tersebut sehat, tidak cacat, dan sesuai syariah. Kesadaran masyarakat adalah kunci,” pungkas Hindun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini