News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gerakan Dapur Indonesia Gandeng Pelaku Usaha Kuliner Tekan Stunting

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GANDENG ARTIS DAN KOMEDIAN - Konsolidasi Gerakan Dapur Indonesia perkuat MBG bersama beberapa artis komedian.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia (Garuda), Nofalia Heikal Safar, mendapatkan dukungan luas dari kalangan selebritas hingga pejabat negara dalam memperluas jangkauan program ketahanan pangan dan gizi nasional.

Dukungan tersebut mengemuka dalam agenda konsolidasi yang digelar di kediamannya di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Tampak hadir sejumlah komedian papan atas Indonesia seperti Bang Opie Kumis, Azis Gagap, Madid, Mastur, Yadi Sembako, Caisar YKS, hingga Udin Ojol yang menyatakan apresiasinya terhadap gerakan ini.

Tak hanya dari kalangan artis, agenda tersebut juga dihadiri jajaran menteri dan kepala lembaga, di antaranya Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, serta Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.

Hadir pula Kepala Badan Komunikasi Presiden Muhammad Qodari dan Kepala BPJPH Haikal Hassan.

Nofalia Heikal Safar menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan untuk mengembangkan ekosistem Gerakan Dapur Indonesia di seluruh tanah air.

Program ini melibatkan berbagai tingkatan dapur, mulai dari skala hotel, restoran, rumah makan, hingga dapur ibu rumah tangga.

"Saya selaku Ketua Umum berkomitmen bersama seluruh pemilik dapur di Indonesia untuk mensukseskan ladang usaha masak-memasak yang berkualitas dan mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat," ujar Nofalia.

Nofalia, yang dalam gerakan ini didampingi suaminya, Heikal Safar, selaku Ketua Dewan Pembina Garuda, menegaskan bahwa poin utama dari gerakan ini adalah mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Program ini difokuskan untuk menyuplai makanan bergizi bagi siswa sekolah, ibu hamil, serta balita guna menekan angka stunting dan malnutrisi.

"Gerakan ini sejalan dengan program Pemerintah yang bertujuan mengatasi stunting, meningkatkan prestasi belajar, menggerakkan ekonomi lokal, dan memberdayakan UMKM," tegas Nofalia.

Saat ini, ia juga mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya di Jatiasih, Bekasi. Unit tersebut melibatkan karyawan lokal serta penyandang disabilitas dalam proses produksi dan distribusi makanan higienis.

Untuk memperkuat inovasi, Nofalia dan Heikal Safar juga telah melakukan studi banding internasional ke berbagai negara seperti Turki dan Tiongkok untuk mempelajari sistem dapur bergizi dan peluang ekspor kuliner Indonesia.

Terkait aspek keamanan pangan, Nofalia memastikan pihaknya berkomitmen menjalin kerja sama dengan BPOM untuk menjaga standar kualitas di setiap Dapur MBG.

Baca juga: Kata Bakom RI soal Instruksi Prabowo Cek Celah Potensi Korupsi MBG: Presiden Serius Mengawasi

"Program MBG ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi emas 2045 yang sehat, cerdas, dan produktif," pungkasnya.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini