News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Satelit Orbit Kemhan, Tim Hukum Eks Kabaranahan Datangi Rumah Jokowi di Solo, Ada Apa?

Penulis: willy Widianto
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RUMAH JOKOWI - Tim kuasa hukum eks Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan Laksamana Muda TNI (Purn) Leonardi mendatangi kediamanan Presiden ke-7 RI di Solo, Jawa Tengah untuk mengirimkan surat kepada Joko Widodo sebagai saksi meringankan dalam perkara dugaan korupsi satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur di Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Berdasarkan informasi dan fakta keterangan saksi di persidangan dan dokumen, slot orbit dengan karakteristik tersebut sangat terbatas jumlahnya kurang lebih hanya 7 slot orbit di Dunia dan diperebutkan oleh negara-negara maju karena bernilai strategis tinggi, karena dapat menjangkau area yang sangat luas, sangat bernilai strategis untuk kepentingan komersial maupun pertahanan. 

"Oleh karena itu, langkah penyelamatan slot orbit 123° BT pada masa itu tidak dapat dinilai sebagai keputusan administratif biasa, melainkan harus dipahami sebagai bagian dari usaha negara mempertahankan aset strategis nasional," katanya.

Ia menambahkan sejak awal program Satelit Komunikasi Pertahanan bukanlah proyek pribadi, melainkan bagian dari kepentingan strategis negara yang apabila gagal dipertahankan dapat berdampak serius terhadap kepentingan komersial, pertahanan, dan kedaulatan komunikasi Indonesia.

Dalam perkara pidana, terlebih perkara yang diperiksa menyangkut kebijakan pertahanan negara, hukum harus mencari kebenaran materiil, yakni kebenaran yang menggali keseluruhan rangkaian peristiwa, siapa yang membuat kebijakan, siapa yang memberi perintah, siapa yang melaksanakan, dan apakah pelaksana tersebut bertindak untuk kepentingan pribadi atau menjalankan tugas negara.

"Atas dasar itulah, kehadiran Jokowi baik sebagai saksi mahkota menjadi sangat penting, bukan untuk menarik beliau ke dalam polemik hukum, melainkan untuk membantu Majelis Hakim memahami secara terang posisi kebijakan Presiden, urgensi penyelamatan slot orbit 123° BT, serta konteks objektif yang melatarbelakangi tindakan pejabat pelaksana di bawah struktur pemerintahan" katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini