Dia juga menegaskan setinggi apa pun jabatan dan sebanyak apa pun harta yang dimiliki seseorang, waktu tetap tidak dapat dibeli.
Oleh karena itu, menurutnya, kesempatan untuk beribadah merupakan anugerah yang sangat berharga.
Mengakhiri sambutannya, Suharyanto menyerahkan hewan kurban pribadi beserta keluarganya kepada panitia untuk selanjutnya disalurkan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
“Dengan menyebut Bismillahirrahmanirrahim, saya dan keluarga menyerahkan hewan kurban kepada panitia. Mudah-mudahan amal ibadah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan membawa kebahagiaan bagi para penerima,” pungkasnya.
Panitia lalu melaksanakan penyembelihan dan pembagian daging kurban kepada pegawai serta masyarakat di sekitar kantor BNPB.
Kurban yang dibagikan berasal dari pimpinan tinggi BNPB, pegawai BNPB, serta mitra kerja BNPB sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi pada momentum Iduladha.
Baca tanpa iklan