News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

DPR Setujui Keinginan Prabowo soal Pelajaran Bahasa Prancis: Tapi Masih Butuh Kajian dan Kesiapan

Penulis: Rifqah
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Oleh karena itu, perlu diputuskan apakah Bahasa Prancis maupun bahasa asing lain yang pernah disebut Presiden, seperti bahasa Portugis, Mandarin, Jepang, dan Arab, akan dimasukkan sebagai mata pelajaran wajib atau mata pelajaran pilihan di sekolah.

Kata Istana

Istana melalui Kepala Badan Komunikasi RI Muhammad Qodari mengatakan bahwa pengaturan detail mengenai pembelajaran Bahasa Prancis di sekolah itu akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).

“Karena tentu untuk soal kurikulum pendidikan ranahnya ada di pendidikan dasar dan menengah,” kata Qodari di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu, (31/5/2026).

Qodari juga menjelaskan bahwa Instruksi Prabowo mengenai pembelajaran Bahasa Prancis tersebut tidak terlepas dari pentingnya kemampuan berbahasa di tengah dunia yang saling terhubung.

“Iya kan kalau bahasa itu kan kita pertama kan ini kan dunia semakin global. Artinya kan kita makin salah satu syarat untuk bisa maju kan tentunya kemampuan berbahasa,” katanya.

Menurut Qodari, pembelajaran bahasa asing tidak hanya terbatas pada satu bahasa khusus saja. Pembelajaran bahasa asing bisa sifatnya opsional seperti yang sudah diterapkan di beberapa sekolah.

“Maksudnya selain bahasa Inggris juga ada bahasa Mandarin. Jadi saya kira bahasa-bahasa yang disebut oleh Presiden kan bahasa-bahasa internasional,” pungkasnya.

(Tribunnews.com/Rifqah/Taufik)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini