TRIBUNNEWS.COM - Pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA) 2026 kembali merilis daftar 10 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Posisi pertama ditempati oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), kemudian disusul oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Airlangga (UNAIR).
Pada posisi keempat terdapat Universitas Indonesia (UI), sementara Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil menempati posisi ke-5 secara nasional.
SINTA merupakan sistem pemeringkatan nasional yang digunakan untuk mengukur kinerja akademik perguruan tinggi di Indonesia.
Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator, seperti produktivitas publikasi ilmiah, kualitas dan kuantitas jurnal terakreditasi, serta pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi oleh sivitas akademika.
10 Besar Perguruan Tinggi di Peringkat SINTA 2026
Berikut daftar 10 perguruan tinggi terbaik berdasarkan pemeringkatan SINTA 2026:
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Institut Pertanian Bogor (IPB)
- Universitas Airlangga (UNAIR)
- Universitas Indonesia (UI)
- Universitas Diponegoro (UNDIP)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Universitas Brawijaya (UB)
- Universitas Hasanuddin (UNHAS)
Baca juga: Daftar 9 Universitas Swasta Terbaik di Yogyakarta Versi EduRank 2026, UAD Peringkat Teratas
UNDIP Raih Peringkat Ke-5 SINTA 2026
Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan menempati peringkat ke-5 dalam pemeringkatan SINTA 2026 yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Pada tahun ini, UNDIP mencatatkan skor 1.016.085, yang mengantarkannya sejajar dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Rektor Universitas Diponegoro menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan masuk lima besar SINTA 2026 menjadi bukti nyata komitmen UNDIP dalam memperkuat Tridharma Perguruan Tinggi.
"Peringkat lima besar SINTA 2026 ini merupakan bukti nyata komitmen dan kerja sama seluruh sivitas akademika dalam memperkuat kinerja Tridharma. UNDIP akan terus meningkatkan kualitas riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat," ujar Rektor UNDIP, dikutip dari undip.ac.id, Selasa (2/6/2026).
Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik UNDIP juga menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan semakin kuatnya ekosistem riset di lingkungan kampus.
Menurutnya, SINTA tidak hanya menilai jumlah publikasi, tetapi juga kualitas kontribusi institusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
"SINTA tidak hanya mengukur jumlah publikasi, tetapi juga kualitas ekosistem riset dan kontribusi institusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Strategi penguatan riset, hilirisasi inovasi, dan kolaborasi yang kami dorong menunjukkan hasil yang positif," ungkapnya.
Capaian UNDIP pada SINTA 2026 juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas akademik.
Baca tanpa iklan