News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menteri Agama Nasaruddin Umar: Pesparawi 2026 Bangun Kesadaran Merawat Lingkungan

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PESPARAWI 2026 - Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Kick Off Pesparawi Nasional XIV di kantor layanan Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Ringkasan Berita:

  • Pesparawi Nasional XIV digelar di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026 dan akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi yang berkompetisi dalam 12 kategori lomba paduan suara dan musik gerejawi.
  • Tema utama adalah “Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan”, dengan penerapan berbagai praktik berkelanjutan. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menggabungkan nilai keagamaan dan kepedulian lingkungan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama akan menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional di Manokwari, Papua Barat, 18 sampai 28 Juni 2026. 

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan ajang ini akan mengusung semangat peduli lingkungan dan persaudaraan umat.

Pesparawi Nasional XIV mengusung tema “Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan”. 

"Melalui Pesparawi Nasional XIV, kita ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan," ujar Nasaruddin pada Kick Off Pesparawi Nasional XIV di kantor layanan Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Dirinya mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga dan merawat lingkungan hidup 

Penyelenggaraan Pesparawi akan menerapkan berbagai praktik ramah lingkungan, seperti penggunaan tumbler pribadi, pengurangan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah yang baik, serta penerapan pola hidup yang lebih berkelanjutan.

"Pesparawi mengingatkan bahwa harmoni tidak lahir dari keseragaman. Harmoni tercipta ketika berbagai suara yang berbeda mampu berpadu dalam satu tujuan yang sama. Semangat inilah yang harus terus kita rawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.

Pesparawi, kata Nasaruddin, merupakan momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan persatuan bangsa melalui seni musik gerejawi yang berakar pada nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. 

"Sebagaimana sebuah paduan suara menghasilkan keindahan melalui perpaduan berbagai suara yang berbeda, demikian pula Indonesia menjadi kuat karena keberagaman yang mampu dirajut dalam kebersamaan," katanya. 

Pesparawi Nasional 2026 akan diikuti sekitar 8.000 peserta yang merupakan perwakilan dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. 

Peserta akan berkompetisi dalam 12 kategori lomba yang menampilkan kekayaan seni paduan suara dan musik gerejawi dari berbagai daerah.

Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung menambahkan, Kick Off menandai dimulainya seluruh tahapan persiapan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat.

"Kick Off ini menjadi momentum untuk menyampaikan kepada publik bahwa seluruh tahapan persiapan dan pengorganisasian Pesparawi Nasional XIV telah dimulai," ujar Jeane Marie Tulung.

Baca juga: 10 Contoh Susunan Acara Natal Sekolah Sederhana, Ada Drama dan Paduan Suara

Pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV didasarkan pada Peraturan Menteri Agama Nomor 19 tentang Pembentukan Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) serta Keputusan Menteri Agama Nomor 285 Tahun 2025 tentang Penetapan Provinsi Papua Barat sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini