News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tahun Baru Islam

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Ini 8 Amalan Sunnah di Bulan Muharram

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AMALAN BULAN MUHARRAM - Ratusan siswa SD Negeri Pinang 4 dan 6 Kota Tangerang, mengikuti pawai akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah, Jumat (29/7/2022). Muharram merupakan bulan mulia dalam Islam yang dianjurkan untuk diisi dengan berbagai amalan sunnah dan ibadah. Puasa Muharram, Puasa Tasu'a, dan Puasa Asyura menjadi amalan yang memiliki keutamaan besar serta dianjurkan oleh Rasulullah SAW. WARTA KOTA.NUR ICHSAN

Ringkasan Berita:

  • Muharram merupakan bulan mulia dalam Islam yang dianjurkan untuk diisi dengan berbagai amalan sunnah dan ibadah.
  • Puasa Muharram, Puasa Tasu'a, dan Puasa Asyura menjadi amalan yang memiliki keutamaan besar serta dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
  • Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak sedekah, dzikir, membaca Al-Qur'an, silaturahmi, serta muhasabah diri di awal tahun Hijriah.

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai saat matahari terbenam atau memasuki waktu Magrib pada hari sebelumnya, yakni Senin malam, 15 Juni 2026.

Selain menjadi bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram juga termasuk dalam empat bulan haram yang memiliki keutamaan khusus di sisi Allah SWT.

Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah dan kebaikan.

Berbagai amalan sunnah dapat dilakukan sebagai bentuk peningkatan ketakwaan sekaligus momentum untuk memperbaiki diri di awal tahun Hijriah.

Dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), terdapat sejumlah amalan sunnah di bulan Muharram yang dianjurkan untuk dikerjakan umat Islam.

1. Berpuasa di Bulan Muharram

Salah satu amalan sunnah yang paling utama di bulan Muharram adalah berpuasa.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram."

Baca juga: Makna Bulan Muharram dalam Islam, Beserta Bacaan Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

Hadis ini menunjukkan puasa sunnah di bulan Muharram memiliki kedudukan yang sangat tinggi.

Umat Islam dapat memperbanyak puasa sunnah sepanjang bulan Muharram sesuai kemampuan masing-masing.

Puasa ini menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.

2. Melaksanakan Puasa Asyura

Puasa Asyura dilakukan pada tanggal 10 Muharram.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu.

Keutamaan yang luar biasa ini menjadikan puasa Asyura sebagai Amalan Sunnah Muharram yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.

Selain menghapus dosa, puasa Asyura juga menjadi bentuk syukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya.

3. Menjalankan Puasa Tasu'a

Selain Puasa Asyura, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan Puasa Tasu'a pada tanggal 9 Muharram.

Puasa ini dianjurkan sebagai pembeda dari tradisi kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

Para ulama pun menganjurkan agar Puasa Tasu'a dan Asyura dilaksanakan secara berurutan untuk memperoleh keutamaan yang lebih sempurna.

4. Memperbanyak Sedekah

Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah.

Memberikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, maupun masyarakat yang membutuhkan merupakan amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Selain membantu sesama, sedekah juga menjadi sarana membersihkan harta dan menumbuhkan rasa syukur.

Baca juga: 6 Peristiwa Penting yang Terjadi pada 10 Muharram dalam Sejarah Nabi

5. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Muharram adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak mengingat Allah SWT.

Dzikir dan istighfar membantu seorang muslim membersihkan hati, memperkuat iman, serta mendekatkan diri kepada Allah.

Dzikir dapat menenangkan hati dan memperkuat keimanan, sementara istighfar menjadi sarana memohon ampunan atas berbagai kesalahan dan dosa yang pernah dilakukan.

6. Membaca dan Mempelajari Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an merupakan ibadah yang mendatangkan banyak pahala.

Pada bulan Muharram, umat Islam dianjurkan untuk lebih sering berinteraksi dengan Al-Qur'an, baik melalui tilawah, tadabbur, maupun mempelajari maknanya.

Dengan memahami isi Al-Qur'an, seorang Muslim dapat memperoleh petunjuk dan pelajaran yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

7. Menyambung Silaturahmi

Menjaga hubungan baik dengan keluarga, kerabat, dan sesama Muslim juga termasuk amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram.

Momentum Tahun Baru Islam dapat dimanfaatkan untuk mempererat tali persaudaraan, saling memaafkan, serta memperbaiki hubungan yang sempat renggang.

Silaturahmi diyakini dapat mendatangkan keberkahan usia dan rezeki.

8. Memperbanyak Doa dan Muhasabah Diri

Pergantian tahun Hijriah menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi atau muhasabah diri.

Umat Islam dapat mengevaluasi perjalanan hidup selama setahun terakhir, memperbaiki kekurangan, serta menyusun target ibadah yang lebih baik di tahun yang baru.

Selain itu, memperbanyak doa juga menjadi amalan penting agar senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, dan perlindungan oleh Allah SWT.

Dengan mengamalkan berbagai sunnah Muharram tersebut, umat Islam diharapkan dapat memulai Tahun Baru Hijriah dengan semangat memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(Tribunnews.com/Latifah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini