Ringkasan Berita:
- Bahtra menjelaskan bahwa pertemuan Prabowo dengan dua tokoh tersebut karena sang presiden ingin mendengarkan atau meminta masukan dari berbagai pihak.
- Bahtra mengatakan masyarakat sudah sepatutnya bersyukur mempunyai Presiden seperti Prabowo yang selalu bersedia mendengarkan masukan dari publik maupun berbagai pihak terkait kondisi bangsa dari beragam perspektif.
- Chatib dan Budi Gunadi membantah isu yang menyebutkan mereka ditawari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo.
TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara (Jubir) Partai Gerindra, Bahtra Banong, menganggap pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ekonom Senior yang juga Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri dan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi, sebagai hal yang wajar.
Chatib dan Budi Gunadi bertemu Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (9/6/2026).
Karena pertemuan itulah, banyak yang berspekulasi bahwa mereka digadang-gadang akan menjadi Menteri Keuangan (Menkeu), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Namun, hal tersebut langsung dibantah oleh Chatib dan Budi Gunadi, setelah mereka bertemu Prabowo di Istana.
Bahtra pun menjelaskan bahwa pertemuan Prabowo dengan dua tokoh tersebut karena sang presiden ingin mendengarkan atau meminta masukan dari berbagai pihak.
"Setiap saat kan Pak Presiden kita lihat ya, kita bersyukur punya presiden seperti Pak Prabowo yang memang secara wise, secara bijak, dalam beberapa kali momentum kita menyaksikan bahwa beliau selalu meminta pandangan dari berbagai pihak ya," ungkapnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Rabu (10/6/2026).
"Di beberapa waktu yang lalu kan kita sering menyaksikan bukan hanya dipanggil ke Istana ya, bahkan memanggil tokoh-tokoh ke Hambalang dalam rangka berdiskusi dan itu banyak kalangan yang sering diajak oleh beliau," sambung Bahtra.
Bahtra mengatakan masyarakat sudah sepatutnya bersyukur mempunyai Presiden seperti Prabowo yang selalu bersedia mendengarkan masukan dari publik maupun berbagai pihak terkait kondisi bangsa dari beragam perspektif.
"Apakah itu soal penegakan hukum, apakah itu soal bagaimana masalah ekonomi kita, bagaimana masalah sosial politik. Itu sering dilakukan dan itu lumrah ya dalam beberapa terakhir ini yang dilakukan oleh Pak Presiden."
"Memanggil para tokoh-tokoh bangsa yang dianggap punya kompetensi, yang dianggap punya pengalaman yang memadai dan bahkan mungkin yang dianggap pernah punya pengalaman di kabinet, terus kemudian beliau ingin berdiskusi terkait situasi kekinian dan menurut hemat saya itu hal yang wajarlah," tegas Bahtra.
Kata Chatib Basri dan Budi Gunadi usai Bertemu Prabowo
Usai bertemu Prabowo, Chatib menjelaskan saat jajaran Dewan Ekonomi Nasional bertemu Presiden, tidak ada Budi Gunadi Sadikin.
Baca juga: Chatib Basri dan Budi Gunadi Sadikin Bantah Isu Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
Menurut Chatib, Budi Gunadi tidak dalam satu forum dengan dirinya saat bertemu Prabowo.
Chatib juga membantah isu yang menyebutkan dirinya ditawari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Nggak ada, masa,” kata Chatib Basri.
Ia menegaskan bahwa pertemuan dengan Presiden Prabowo sama sekali tidak membahas perombakan kabinet.
Pertemuan hanya membahas kondisi ekonomi terkini.
“Ini kita bahas soal ekonomi kok," ujar Chatib Basri.
Tak jauh beda dengan Chatib, Budi Gunadi juga membantah isu yang menyebutkan dirinya akan menjadi Menkeu.
Dia mengatakan pertemuan dirinya dengan Prabowo itu membahas peresmian Rumah Sakit di Lampung yang rencananya akan dilakukan pada Rabu, 10 Juni 2026.
“Besok diajak ke Krui, Lampung Barat, mau ikut nggak? Resmikan rumah sakit,” kata Budi Gunadi usai bertemu Prabowo.
Budi Gunadi mengatakan pertemuan dengan Presiden sama sekali tidak membahas soal perombakan kabinet.
Isu dirinya akan menjadi Menkeu kata dia hanya isu di kalangan wartawan saja.
“Apa? lho itu kan kata situ,” katanya.
Budi Gunadi hanya menjawab diplomatis terkait isu pergantian Menteri Keuangan, termasuk saat ditanya kesiapan apabila ditunjuk menjadi Menkeu.
Dia mengatakan dirinya sekarang ini masih menjadi Menteri Kesehatan.
“Sekarang masih jadi Menkes,” katanya.
Jawaban yang sama disampaikan Budi saat ditanya mengenai topik pembahasan bersama Presiden Prabowo.
Ia kembali membantah dalam pertemuan ada tawaran menjadi Menteri Keuangan.
“Sudah jadi menteri. Sudah jadi menteri,” ucapnya.
(Tribunnews.com/Rifqah/Taufik)
Baca tanpa iklan