TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi unjuk rasa yang digawangi oleh ribuan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di kawasan jalan MH Thamrin menuju bundaran Hotel Indonesia (HI) menghadirkan momen-momen solidaritas yang menyentuh.
Aksi turun ke jalan oleh Mahasiswa UI untuk mengkritisi berbagai kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran ini rupanya memantik simpati yang luas dari masyarakat umum.
Baca juga: Aksi Kreatif Mahasiswa UI: Mengukur Keresahan Publik Lewat Klakson Kendaraan
Hal ini terlihat dari derasnya dukungan para pengguna jalan yang melintas dan berinteraksi langsung dengan massa aksi.
Pantauan di lokasi, Jumat (12/6/2026), suasana jalan ibu kota berubah menjadi ruang interaksi antara para mahasiswa berjas almamater UI dengan masyarakat yang baru pulang kerja.
Baca juga: Viral Poster Biru PERINGATAN SANGAT DARURAT oleh BEM UI, Mirip Poster Tahun 2024
Gestur dukungan terlihat ketika deretan pengendara roda dua yang didominasi oleh pekerja dan driver ojek online (ojol) berjaket hijau sengaja melambatkan laju kendaraannya saat melewati barikade mahasiswa.
Sambil menjaga keseimbangan motor, banyak dari mereka yang mengangkat tangan kiri untuk mengacungkan salam jempol ke mahasiswa. Mereka juga memberikan semangat kepada mahasiswa yang sedang aksi unjuk rasa.
Tidak hanya pemotor, beberapa pengemudi mobil pribadi juga tampak menurunkan kaca jendela kendaraannya. Dari dalam kabin mobil, terlihat gestur lambaian tangan dan anggukan kepala tanda setuju.
Bahkan, di tengah bisingnya klakson, terdengar sayup-sayup teriakan pengendara yang mendoakan keselamatan para pedemo. Mereka pun sempat bersalaman dengan para pedemo untuk memberikan dukungan.
“Semangat terus, semangat kalian," seru salah seorang pengendara yang disambut dengan tepuk tangan riuh mahasiswa di pinggir trotoar.
Aksi simpati ribuan mahasiswa turun ke jalan membuat ratusan pengendara yang didominasi ojek online ikut turun ke jalan. Mereka ikut memarkirkan kendaraannya di trotoar lalu ikut menyuarakan aksinya.
Ratusan ojol itu terlihat masih memakai jaket hijau langsung berbaur dengan mahasiswa. Mereka ikut menyuarakan keresahan mengenai masalah yang ada di Indonesia.
Dalam aksi ini, mahasiswa UI membentangkan selembar kertas putih dengan tulisan kapital mencolok berwarna merah dan hitam yang berbunyi ‘KLAKSON KALO KALIAN CAPEK BAYAR PAJAK MAHAL’
Tak hanya itu, ada juga barisan mahasiswa lain yang juga memakai jaket kuning kebanggaan membawa selembar kertas berbunyi ‘KLAKSON KALO KALIAN SEBEL SAMA PRABOWO-GIBRAN’.
Baca juga: Wakil Ketua BEM UI Debat dengan Kapolres Metro Jakpus Buntut Dilarang Demo di Bundaran HI
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yatalathof Ma'shum Imawan mengungkapkan, sejumlah mahasiswa peserta aksi sempat tidak boleh melakukan salat Jumat di masjid yang berada di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026).
Baca tanpa iklan