News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Profil Tony Robbins, Pengusaha AS Disebut Menangis Dengar Program MBG Prabowo

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • Pengusaha AS, Tony Robbins, disebut menangis saat mendengar soal program MBG dari Presiden Prabowo Subianto.
  • Momen ini terjadi saat Prabowo berkunjung ke AS pada Februari 2026.
  • Kala itu, Tony meminta bertemu dengan Prabowo untuk mendengar soal MBG.

TRIBUNNEWS.com - Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, menceritakan momen pengusaha Amerika Serikat (AS), Tony Robbins, menangis saat mendengar alasan Presiden Prabowo Subianto melaksanakan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Momen ini terjadi pada Februari 2026 lalu, ketika Prabowo sedang berkunjung ke AS.

Tony yang tertarik mendengar program MBG, meminta bertemu langsung dengan Prabowo untuk mendengar ceritanya.

Saat bertemu, Tony mengajukan pertanyaan, mengapa MBG menjadi program prioritas Prabowo dan dilaksanakan dalam waktu singkat.

"Kenapa Anda melakukan ini, dalam skala sebesar ini, dengan kecepatan seperti ini?" kata Dirgayuza menirukan pertanyaan Tony pada Prabowo, kepadaKompas.com, Minggu (14/6/2026).

Menjawab pertanyaan Tony, Prabowo mengaku merasa zalim pada anak-anak jika tidak segera melaksanakan program MBG.

MOTIVATOR - Motivator sekaligus pengusaha terkemuka asal Amerika Serikat (AS), Tony Robbins, menghadiri Konsolidasi Nasional Program Makan Bergizi Gratis di SICC Bogor, Rabu (3/6/2026). Kehadirannya diperkenalkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan para pelaksana program. (Sekretariat Presiden)

Baca juga: Kejagung Ungkap Lokasi Gudang Motor Listrik Hasil Mark-up Para Tersangka Korupsi MBG

Prabowo juga mengatakan, ia yakin Indonesia bisa melaksanakan MBG, mengingat AS dan negara-negara maju lainnya sudah lebih dulu menjalankan program makan di sekolah.

"Lebih dari 100 negara sudah menjalankan program makan sekolah. Amerika menjalankannya. Negara-negara maju menjalankannya. India pun bisa jalankan. Indonesia juga harus bisa," ujar Dirgayuza menirukan jawaban Prabowo.

Setelahnya, lanjut Dirgayuza, Tony menangis. Malam itu juga, Tony pun berjanji akan berkunjung ke Indonesia menggunakan biaya sendiri untuk bisa menyaksikan sendiri bagaimana program MBG dijalankan.

Akhirnya, pada awal Juni 2024, Tony menepati janjinya. Tak hanya berkunjung ke Indonesia, Tony juga berkunjung ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta makan bersama Prabowo dan siswa SMPN 111 Jakarta.

Ia juga hadir dan diperkenalkan Prabowo saat Konsolidasi Nasional Program MBG di SICC Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Profil Tony Robbins

Menurut catatan Wikipedia, Tony Robbins lahir pada 29 Februari 1960 di California, AS.

Ia terlahir dengan nama Anthony J Nahavoric.

Tony merupakan lulusan SMA Glendora. Karena latar belakang keluarganya, Tony memilih tidak melanjutkan kuliah dan  bekerja sebagai petugas kebersihan.

Dikutip dari laman resminya, Tony bukan berasal dari keluarga kaya.

Ia juga mengatakan keluarganya kacau dan penuh kekerasan.

Tony sendiri merupakan anak tertua dari tiga bersaudara.

Orang tuanya bercerai ketika Tony berusia 7 tahun dan sang ibu menikah lagi beberapa kali.

Ibunya diketahui pernah menikah dengan Jim Robbins mantan pemain bisbol semi-profesional yang secara sah mengadopsi Tony ketika ia beranjak remaja.

Proses adopsi itu mengubah nama belakang Tony, dari Nahavoric menjadi Robbins.

Tony kecil kerap kelaparan karena keluarganya hidup di bawah garis kemiskinan.

Suatu hari saat Thanksgiving, keluarganya menerima hadiah yang penuh bahan makanan.

Hadiah itu berasal dari anonim yang tahu kesulitan keluarga Tony.

Pengalamannya di masa kecil membuat Tony dewasa membuat gerakan filantropi pangan terbesar, yaitu 500 Billion Meals Challenge.

Ia juga mendirikan yayasan Anthony Robbins pada 1991, untuk membantu kaum muda, tunawisma, orang kelaparan, lansia, serta narapidana.

Pada 2014, Tony menyumbangkan keuntungan dari bukunya, Money: Master the Game, beserta uang pribadinya melalui Feeding America untuk menyediakan makanan bagi orang-orang yang membutuhkan.

Saat ini, ia dikenal sebagai pengusaha sekaligus motivator dari AS.

Sebagai seorang pengusaha, Tony merupakan pemilik Namale Resort and Spa yang terletak di Fiji.

Pernah Tersandung Kasus Pelecehan

Pada Mei 2019, Tony Robbins disebut melakukan pelecehan dan penyerangan seksual terhadap penggemar dan anggota staf.

Menurut investigasi BuzzFeed News, ia dikatakan meraba-raba penggemar dan memperlihatkan alat kelaminnya pada asistennya.

Tuduhan itu telah dibantah Tony. Namun, BuzzFeed News bersikeras mempertahankan artikel mereka soal dugaan tersebut.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Igman Ibrahim, Kompas.com/Adhyasta Dirgantara)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini