TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang 2026 melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja.
Program ini menjadi salah satu jalur resmi yang disiapkan pemerintah untuk mencetak tenaga kerja Indonesia yang kompeten, berdaya saing global, dan siap bekerja sesuai standar industri Jepang.
Program Pemagangan Jepang merupakan skema pelatihan dan praktik kerja yang memungkinkan peserta memperoleh pembelajaran bahasa Jepang, pelatihan keterampilan teknis, pembentukan etos kerja, hingga pengalaman bekerja langsung di perusahaan-perusahaan Jepang.
Program ini ditujukan bagi pencari kerja yang memenuhi persyaratan dan ingin mengembangkan karier di luar negeri melalui jalur yang legal, aman, dan terstruktur.
Peserta akan menjalani pelatihan bahasa Jepang, pembekalan budaya kerja, serta peningkatan kompetensi teknis sesuai bidang pekerjaan yang akan ditempati.
Setelah seluruh tahapan persiapan selesai, peserta diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program pemagangan di perusahaan mitra.
Program ini berlangsung selama tiga tahun dan dapat diperpanjang hingga lima tahun apabila perusahaan dan peserta sepakat melanjutkan hubungan kerja.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi pemagangan Jepang yang terintegrasi dengan akun SIAPkerja Kemnaker.
Peserta yang lolos seleksi nantinya tidak hanya memperoleh pelatihan pra-keberangkatan dan pengalaman kerja internasional.
Tetapi juga berbagai fasilitas seperti uang saku bulanan, asuransi kesehatan, tiket pesawat pulang-pergi Indonesia–Jepang, sertifikat resmi, hingga Dana Usaha Mandiri yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan program.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja global.
Baca juga: Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Batch 9 2026, Tersedia Penempatan Jakarta dan Riau, Cek Syaratnya
Menurutnya, peluang kerja di luar negeri harus diimbangi dengan kompetensi yang memadai.
Oleh karena itu, Kemnaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan program pemagangan agar tenaga kerja Indonesia dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang yang selama ini menjadi salah satu tujuan utama pekerja Indonesia.
"Kesempatan kerja global harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dan beradaptasi di lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang," jelas Darmawansyah, dikutip dari https://kemnaker.go.id/.
Selain Program Pemagangan Jepang, Kemnaker juga membuka Pelatihan Kaigo bagi masyarakat yang berminat bekerja di sektor perawatan lansia.
Baca tanpa iklan