Jumlah tersebut lebih pendek sekitar 10 hingga 11 hari dibanding kalender Masehi yang memiliki 365 hingga 366 hari.
Perbedaan inilah yang menyebabkan tanggal-tanggal penting dalam kalender Islam terus bergeser setiap tahunnya jika dibandingkan dengan kalender Masehi.
Baca juga: Kumpulan Twibbon dan Ucapan Tahun Baru Islam 2026, Dilengkapi Cara Buat dan Bagikan ke Media Sosial
Amalan yang Dianjurkan Saat Tahun Baru Islam
Bulan Muharam termasuk salah satu bulan mulia dalam Islam. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak berbagai amal ibadah, seperti:
- Memperbanyak zikir dan doa
- Membaca Al-Qur'an
- Bersedekah
- Menjalin silaturahmi
- Menyantuni anak yatim dan fakir miskin
- Melakukan muhasabah atau introspeksi diri
- Memperbanyak puasa sunnah
Di antara amalan tersebut, puasa di bulan Muharam termasuk yang paling dianjurkan.
Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharam sebagai puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadan.
Puasa Tasua dan Asyura
Puasa yang paling populer pada bulan Muharam adalah:
- Puasa Tasua pada 9 Muharam
- Puasa Asyura pada 10 Muharam
Kedua puasa sunnah tersebut memiliki keutamaan besar, salah satunya adalah penghapusan dosa-dosa kecil selama setahun sebelumnya bagi orang yang melaksanakannya dengan ikhlas.
Tradisi Perayaan Tahun Baru Islam di Indonesia
Perayaan Tahun Baru Islam di Indonesia berlangsung beragam sesuai budaya masing-masing daerah.
Sebagian masyarakat menggelar pengajian, doa bersama, dan pawai obor sebagai simbol semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Di Jawa dikenal tradisi Grebeg Suro, sementara masyarakat Aceh memiliki tradisi Khanduri Suro berupa makan bersama dan kegiatan sosial.
Di Sumatera Barat, masyarakat Pariaman menyelenggarakan tradisi Tabuik yang menjadi bagian dari kekayaan budaya lokal dalam memperingati momen penting dalam kalender Islam.
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel Lain Terkait Tahun Baru Islam 2026
Baca tanpa iklan