News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dino Patti Djalal Tanggapi Presiden Prabowo Batal ke Rusia

Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal ditemui dikediamannya di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).

Ringkasan Berita:

  • Eks Wamenlu Dino Patti Djalal menyambut keputusan positif Presiden Prabowo Subianto membatalkan kunjungan ke Rusia untuk menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan pada 17–19 Juni 2026.
  • Dino, yang sebelumnya mengkritik tingginya frekuensi perjalanan luar negeri Prabowo karena dinilai memakan biaya besar hanya berkomentar singkat, “Alhamdulillah”. 
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pembatalan dilakukan karena Prabowo ingin fokus pada urusan dalam negeri.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal merespons keputusan Presiden Prabowo Subianto yang membatalkan kunjungan ke Rusia.

Dino sebelumnya mengkritik Prabowo karena paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri.

Semenjak menjabat menjadi Presiden, 1 dari 6 hari dihabiskan Prabowo di luar negeri.

Dino menyebut kunjungan ke luar negeri memakan biaya yang besar.

Setelah Prabowo memutuskan batal ke Rusia, Dino pun bersyukur.

"Komentar saya, Alhamdulillah," kata Dino kepada Tribunnews.com via pesan tertulis, Rabu (17/6/2026).

Terpisah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Rusia yang diselenggarakan di Kazan, Rusia, pada 17 hingga 19 Juni 2026.

Menurut Prasetyo ada beberapa hal yang harus diselesaikan di dalam negeri sehingga Presiden tidak berangkat ke Rusia.

“Yang pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri,” kata Prasetyo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu, (17/6/2026).

Selain itu menurut Prasetyo sejumlah pembahasan dengan negara negara ASEAN telah dilakukan pada Mei lalu di Filipina. Sementara itu pembahasan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin telah dilakukan pada April lalu di Rusia.

“Termasuk hubungan bilateral dengan negara sahabat terutama Rusia, beberapa waktu yang lalu kan juga beliau sudah bertemu dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal,” katanya.

Tidak hanya itu kata Prasetyo, Presiden memutuskan tidak berangkat ke Rusia karena beberapa komitmen kerjasama sudah ditindaklanjuti secara teknis.

“Dan dari beberapa hal yang komitmen kerjasama juga sudah ada beberapa yang ditindaklanjuti secara teknis,” pungkasnya.

Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri

  • Sejak dilantik Oktober 2024 hingga Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto tercatat melakukan lebih dari 51–54 kunjungan luar negeri ke berbagai negara.
  • Tujuan kunjungan antara lain untuk diplomasi politik, kerja sama ekonomi, investasi, perdagangan, pertahanan, hingga kemanusiaan.
  • Negara tujuan Prabowo  mencakup Asia (China, Jepang, Arab Saudi, UEA), Eropa (Prancis, Inggris, Rusia), Amerika (AS, Brasil, Peru), hingga Oseania.
  • Kunjungan luar negeri terakhir Presiden Prabowo berlangsung pada awal Juni 2026, ia menghadiri forum internasional dan melakukan pertemuan bilateral di Eropa, termasuk ke Prancis dan Hongaria. 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini