Tak hanya soal kelembagaan, Eric juga menyinggung kebijakan perpajakan aset kripto. Ia berpandangan pajak kripto seharusnya dikenakan atas keuntungan atau profit, bukan pajak final.
“Kalau pajak final, menurut saya tidak menguntungkan bagi negara. Pajak berbasis profit akan lebih adil dan potensi penerimaannya juga lebih jelas,” kata Eric.
Selain itu, isu perlindungan dana investor turut menjadi sorotan. Eric mengingatkan bahwa risiko kebangkrutan dapat menimpa siapa pun, termasuk bursa kripto dan exchanger. Karena itu, Eric mendorong OJK untuk membuka komunikasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
“Dana investasi yang disimpan di bursa maupun exchanger ini perlu dipikirkan jaminannya. Ke depan, saya berharap OJK mengkaji kemungkinan agar simpanan di bursa kripto dan exchanger dapat dijamin oleh LPS jika terjadi kebangkrutan,” pungkasnya.
Baca tanpa iklan