Laporan Wartawan Tribunnews.com Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Toyota Yaris membukukan penjualan lebih tinggi di segmen small hatchback meninggalkan pesaing terdekatnya, Honda Jazz sepanjang Januari 2012.
Selama bulan tersebut Toyota membukukan penjualan Yaris sebanyak 1.196 unit, sedangkan Honda hanya menjual 2 unit Jazz. Sukses Honda selama Januari ini disumbang oleh penjualan Freed. Sebegitu terpurukkah penjualan Honda Jazz?
Rilis tertulis Toyota Astra Motor akhir pekan lalu menyebutkan, penjualan Yaris selama Januari 2012 naik tajam hingga 288 persen dibandingkan penjualan Desember 2011.
Ada dugaan merosotnya Honda Jazz karena seretnya pasokan unit Jazz baru dari pabrik Honda di Thailand yang terendam banjir beberapa bulan silam. "Kami bersyukur dapat mengawali tahun ini dengan baik. Semoga capaian ini makin mendorong kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen Toyota," kata Presiden TAM, Johnny Darmawan.
Total penjualan ritel Toyota di semua segmen selama Januari 2012, mencapai 29.010 unit, naik 10 persen dibanding Januari 2011.
Di kelas sedan, Toyota menjual 744 unit, atau naik 120 persen lebih dibanding Desember 2011.
MPV Toyota Avanza menjadi penyumbang terbesar penjualan Toyota selama Januari 2012 dengan total penjualan 14.641 unit.
Honda masih bersyukur, meski penjualan Jazz terpuruk tajam, penjualan Freed masih lumayan bagus. Keterangan pers PT Honda Prospect Motor (HPM), agen tunggal pemegang merek Honda di Indonesia, selama bulan pertama tahun ini Freed membukukan penjualan 1.481 unit dan merupakan penjualan terbesar di antara mobil Honda lainnya. Angka penjualan Freed ini menurut Jonfis Fandy, Marketing & Aftersales Service Director HPM, ini merupakan rekor angka tertinggi sejak mobil ini dirilis pada 2011.
Honda CR-V membukukan penjualan kurang menggembirakan, hanya terjual 70 unit selama Januari. Sementara di segmen sedan, Honda tidak mencatat angka penjualan sama-sekali.
Kondisi keterbatasan pasokan dari Thailand masih berlanjut di awal tahun 2012, kami akan terus memaksimalkan kapasitas produksi dengan ketersediaan barang yang ada untuk terus memenuhi permintaan kendaraan Honda yang masih tinggi. Kami harap untuk beberapa bulan kedepan ini produksi kendaraan bisa kembali normal sehingga Honda bisa menunjukkan performa penjualan yang optimal di tahun 2012," kata Jonfis.
Baca tanpa iklan