News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pabrik KTM di Gresik Beroperasi hingga Alasan KTM Duke dan RC Maih CBU

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Peluncuran motor KTM 390 Adventure di showroom PT Penta Laju Jaya Motor, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020). Motor ini dijual Rp 119 on the road Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM - Pabrik KTM di Indonesia sudah resmi beroperasi.

Pabrik perakitan yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur ini beroperasi setelah beberapa kali tertunda.

Dikutip dari Kompas.com, tertundanya operasi pabrik perakitan motor asal Austria ini karena izin hingga dampak dari pandemi Covid-19.

Kristianto Goenadi Presiden Direktur PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) Agen Pemegang Merek (APM) KTM di Indonesia, mengatakan, pabrik Gresik sudah mulai beroperasi sejak akhir Agustus 2020.

KTM 790 Adventure (IST)

"Pabrik Gresik sudah mulai jalan. Seperti yang kita jelaskan sebelumnya, tahun ini perijinan sudah selesai dari Februari, dan kita akan start memulai perakitan dari 390 Adventure," kata Kristianto yang ditemui di BSD, Tangerang, belum lama ini.

Ia juga mengatakan bahwa pendirian pabrik perakitan ini merupakan bukti keseriusan KTM di Indonesia.

"Dengan CKD kita inginkan ialah proses dokumentasi lebih cepat, proses STNK bisa lebih cepat selesai sedangkan CBU bisa sampai dua bulan dan biaya untuk itu juga besar. Kemudian juga dengan kita sudah CKD orang akan lebih percaya," katanya.

Di awal pembukaannya, kapasitas terpasang pabrik di Gresik capai 70 unit per hari.

Namun, Kristianto mengatakan bahwa angka tersebut bisa dibuat lebih besar lagi tergantung permintaan.

"Kapasitas itu belum kita manfaatkan semua, tapi kapasitasnya cukup besar. Ini baru satu shift, bisa kita tingkatkan jadi dua shift kemudian hari jika ini memang memungkinkan," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini, kandungan impor masih 90 persen dan kandungan dalam negeri (TKDN) 10 persen.

Namun, kedepannya jumlah kandungan lokalnya akan terus ditambah hingga capai 20 persen.

"TKDN masih sebagian, karena ini kan hubungannya ke prinsipal, jadi saat ini aki (accu) kita mulai pakai (lokal), tapi komponen lain menyusul karena kita harus menyesuaikan persetujuan prinsipal," katanya.

Awalnya, pabrik KTM di Gresik sudah direncanakan sejak beberapa tahun yang lalu.

Namun, karena terkendala perizinan dan pandemi, pabrik baru beroperasi di akhir Agustus lalu.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini