Ringkasan Berita:
- Teaser Seres E5 Plus, kendaraan elektrifikasi berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), muncul beberapa bulan menjelang penyelenggaraan GIIAS 2026.
- Dalam mode listrik murni (pure EV), mobil ini diklaim mampu menempuh hingga 140 kilometer dengan metode penghitungan NEDC
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah mobil Sport Utility Vehicle (SUV) berbalut kamuflase tertangkap kamera tengah melintas di jalanan Indonesia.
Penampakan tersebut memicu spekulasi bahwa model yang diuji coba itu adalah Seres E5 Plus, kendaraan elektrifikasi berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Dari siluet bodi dan proporsinya, kendaraan tersebut dinilai mirip dengan E5 Plus yang telah lebih dulu diperkenalkan di pasar global.
Model ini dikenal mengusung sistem PHEV dengan keunggulan jarak tempuh yang cukup panjang. Dalam mode listrik murni (pure EV), mobil ini diklaim mampu menempuh hingga 140 kilometer dengan metode penghitungan NEDC.
Sementara jarak tempuh kombinasi dengan mesin bensin dan EV bisa mencapai sekitar 1.400 kilometer.
Jika benar model tersebut adalah Seres E5 Plus, besar kemungkinan DFSK Indonesia akan memperkenalkannya dalam waktu dekat di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Secara spesifikasi, Seres E5 Plus mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik. Tenaga gabungannya disebut mencapai sekitar 215 daya kuda.
Baca juga: SUV Listrik Seres 3 Dijual Rp 349 Juta di GIIAS 2025
SUV 7-penumpang ini memiliki dimensi panjang 4.760 mm, lebar 1.865 mm, dan tinggi 1.710 mm, dengan jarak sumbu roda 2.785 mm. Ukuran tersebut memberikan ruang kabin yang cukup lega bagi penumpang.
Tampilan eksteriornya mengusung desain modern khas kendaraan elektrifikasi, ditandai dengan lampu depan yang menyatu dan grille tertutup.
Pada bagian belakang, tersemat lampu LED memanjang, sementara sisi samping dihiasi pelek dengan desain rapat serta aksen krom di sekeliling jendela.
Baca juga: SUV Hybrid Baru Diduga Chery Tiggo Cross Terbakar di Tol Jagorawi, Penyebab Masih Misterius
Masuk ke dalam kabin, mobil ini dilengkapi layar sentuh berukuran 15,6 inci model melayang (floating), panel instrumen digital, serta sistem berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan interaksi antara pengemudi dan kendaraan.
Kehadiran SUV ini diperkirakan akan memperkuat persaingan di segmen kendaraan elektrifikasi di Indonesia yang kian berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Baca tanpa iklan