News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Insentif Baru Kendaraan Listrik Diyakini Bisa Jaga Momentum Transisi ke EV

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

EV DI GIIAS 2025 - Pengunjung memadati salah satu booth yang memajang kendaraaan listrik di pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Minggu (27/7/2025). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Ringkasan Berita:

  • Dukungan pemerintah menjadi faktor penting untuk menopanh keberhasilan transisi kendaraan listrik di berbagai negara, termasuk Indonesia.
  • Tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun karena ditopang kebijakan fiskal dan nonfiskal dari pemerintah.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BYD berharap kebijakan insentif baru untuk kendaraan listrik yang disiapkan pemerintah tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan kendaraan elektrifikasi di Indonesia yang semakin positif.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan mengatakan, dukungan pemerintah menjadi faktor penting untuk menopanh keberhasilan transisi kendaraan listrik di berbagai negara, termasuk Indonesia.

"Kami memang selalu refer back kepada negara-negara di mana kami telah cukup sukses untuk berkontribusi dalam transisi energi tersebut," ujarnya.

"Memang secara policy itu memberikan satu ruang untuk teknologi baru ini dalam masa pengembangan development ini untuk didukung terus," kata dia di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Indikatornya, tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun karena ditopang kebijakan fiskal dan nonfiskal dari pemerintah.

Menutut Luther, konsistensi dan stabilitas regulasi menjadi faktor penting yang turut mendorong peningkatan penjualan serta pangsa pasar kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

"Kami juga sangat bersyukur dengan konsistensi serta stabilitas dari policy yang ada saat ini, sehingga bisa terefleksi dengan hasil penjualan dan share dari kendaraan elektrifikasi di Indonesia," kata dia.

Menurutnya, tambahan insentif yang tengah disiapkan pemerintah menjadi sinyal bahwa kebijakan sebelumnya efektif dalam mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik.

"Jadi ini untuk memperbesar, untuk memberikan satu penetrasi lebih kepada transisi tersebut. Yang penting memang kita harus jaga momentumnya," ujarnya.

Dia mengatakan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi kini juga semakin tinggi dibanding beberapa tahun sebelumnya.

"Yang penting memang kita harus jaga momentumnya dan kepercayaan konsumen itu sudah tinggi sekarang dalam menggunakan kendaraan elektrifikasi," ungkap Luther.

Insentif kendaraan listrik dari pemerintah diperkirakan akan mulai berlaku pada Juni 2026 dan akan mencakup 100.000 mobil listrik dan 100.000 motor listrik untuk mempercepat transisi energi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini